logo


Bamsoet Ingin Ketum Golkar Selanjutnya Rangkul Milenial

Bamsoet menilai generasi milenial yang akan menentukan posisi partai dalam pemilu mendatang

21 September 2019 06:45 WIB

Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo (Bamsoet)
Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo (Bamsoet) Jitunews/Khairul Anwar

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua DPR, Bambang Soesatyo, menginginkan Ketua Umum Partai Golkar selanjutnya bukan orang antikritik.

"Jika pemimpin partai sudah antikritik, tak heran jika kader meminta dilakukan konsolidasi menyeluruh guna mengadakan penataan kelembagaan, serta melakukan reformasi internal untuk menyesuaikan diri dengan derap langkah perkembangan zaman. Salah satu bukti tertinggalnya Partai Golkar oleh roda zaman bisa dilihat dari sedikitnya millenial yang memilih Partai Golkar pada Pemilu 2019 lalu, lantaran mereka menilai Partai Golkar adalah partai jadul," kata Bamsoet saat menjadi pembicara dalam diskusi publik 'Merawat Golkar sebagai Rumah Besar Kebangsaan', Jumat (20/9).

Menurutnya, Golkar sudah saatnya merangkul para milenial. Bamsoet menilai generasi milenial yang akan menentukan posisi partai dalam pemilu mendatang.


Unggah Video Nyanyi dengan Ruhut Sitompul, Dahnil: Politik Jangan Baper Deh

"Partai Golkar harus cerdik memanfaatkan bonus demografi yang dinikmati Indonesia. Terutama untuk memperluas penyebaran suara ke kalangan millenial yang jumlahnya mencapai 63 juta jiwa. Jika tidak bisa merangkul millenial dan malah tetap memilih menjadi partai jadul, jangan harap di Pemilu 2024 nanti Partai Golkar bisa berada di lima besar nasional," ujarnya.

Bamsoet juga mengapresiasi eksistensi Keluarga Besar Eksponen Ormas Tri Karya Golkar yang terdiri dari SOKSI, KOSGORO 1957 dan MKGR. Ia menilai, ormas tersebut membaktikan diri sebagai benteng utama penjaga Pancasila dan UUD 1945 .

"Sepanjang sejarah Indonesia, Keluarga Besar Eksponen Ormas Tri Karya Golkar yang terdiri dari SOKSI, KOSGORO 1957 dan MKGR telah membaktikan diri sebagai benteng utama penjaga Pancasila dan UUD 1945. Selain juga berperan sebagai wadah berhimpun masyarakat untuk mempersembahkan karya nyata guna menunjang terciptanya kesejahteraan rakyat sesuai dengan cita-cita Proklamasi 1945," ujarnya.

Bamsoet mengatakan bahwa eksponen ormas Tri Karya menjadi bagian penting perkembangan partai Golkar. Kadernya berkomitmen bahwa Partai Golkar adalah pengawal ideologi kebangsaan.

"Sejak saat itu hingga saat ini pengelolaan Eksponen Ormas Tri Karya diteruskan dan dipimpin oleh kader-kader yang masih setia menjaga komitmen bahwa Partai Golkar adalah pengawal ideologi kebangsaan. Ini sangat membanggakan," tutur Bamsoet.

Kursi Menpora Kosong, PDIP Sarankan Jokowi Menunjuk Plt

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata