logo


Sampaikan Orasi di UGM, Deputi IV Kemenko PMK Bicara Bisnis Digital

Agus berkesempatan menyampaikan orasi ilmiah bertajuk: “Bisnis Digital: Tren dan Perubahan Lanskap Keuangan.”

19 September 2019 18:45 WIB

Deputi bidang Koordinasi Pendidikan dan Agama, Kemenko PMK, Agus Sartono menyampaikan orasi ilmiah bertajuk: “Bisnis Digital: Tren dan Perubahan Lanskap Keuangan” pada Rapat Senat Terbuka dalam rangka Peringatan Puncak Dies Natalis ke-64, di Auditorium Pusat Pembelajaran FEB UGM, Bulaksumur, DI Yogyakarta, Kamis (19/9)
Deputi bidang Koordinasi Pendidikan dan Agama, Kemenko PMK, Agus Sartono menyampaikan orasi ilmiah bertajuk: “Bisnis Digital: Tren dan Perubahan Lanskap Keuangan” pada Rapat Senat Terbuka dalam rangka Peringatan Puncak Dies Natalis ke-64, di Auditorium Pusat Pembelajaran FEB UGM, Bulaksumur, DI Yogyakarta, Kamis (19/9) Kemenko PMK

YOGYAKARTA, JITUNEWS.COM - Seiring berjalannya waktu, Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (FEB UGM) terus mengubah dirinya tentu ke arah yang lebih baik. Tidak hanya soal nama, FEB UGM kini terus berusaha memperbaiki diri agar dapat semakin berkiprah di kancah internasional.

Yang terbaru adalah FEB UGM menginisiasi program internasionalisasi baik di level strata satu maupun starta dua serta program staff and faculty exchange. Fakultas Ekonomika dan Bisnis UGM merupakan satu-satunya Fakultas Ekonomika dan Bisnis di Indonesia yg terakreditasi oleh ASCSB. Tentu bukan hal mudah untuk mendapatkan akreditasi tersebut.

Kiprah UGM agar dapat terus berpartisipasi dalam pembangunan bangsa diwujudkan tidak hanya dalam bentuk kegiatan riset dan pengabdian masyarakat, FEB UGM juga tercatat memiliki para alumni yang kini menduduki berbagai jabatan penting di pemerintahan. Salah satu alumni FEB UGM saat ini menjabat sebagai Deputi bidang Koordinasi Pendidikan dan Agama, Kemenko PMK, Agus Sartono.


62 Pelaku Ekraf Menerima Dana Bantuan Insentif Pemerintah 2019

Pada Rapat Senat Terbuka dalam rangka Peringatan Puncak Dies Natalis ke-64, Kamis Pagi di Auditorium Pusat Pembelajaran FEB UGM, Bulaksumur, DI Yogyakarta, dan dipimpin oleh Ketua Senat Fakultas Ekonomika dan Bisnis UGM Prof. Marwan Asri, Agus berkesempatan menyampaikan orasi ilmiah bertajuk: “Bisnis Digital: Tren dan Perubahan Lanskap Keuangan.” Rapat Senat Terbuka ini dihadiri oleh para guru besar, dosen, mahasiswa, alumni, tenaga kependidikan, dharma wanita dan mitra FEB UGM.

Perubahan lingkungan bisnis akhir-akhir ini diwarnai dengan munculnya berbagai perusahaan rintisan (start up) yang memanfaatkan teknologi untuk menunjang bisnisnya. Perusahaan Start up ini diketahui berumur masih sangat muda tetapi punya valuasi bisnis bernilai jutaan hingga miliran dolar.

“Bisnis digital merupakan tren di kalangan masyarakat namun terdapat risiko yang tidak disadari oleh masyarakat dan juga investor terutama terkait dengan penilaian perusahaan semacam ini. Konsep penilaian bisnis yang diajarkan di sekolah bisnis nampaknya perlu dikaji lagi apakah masih sesuai dan dapat diterapkan untuk menilai perusahaan-perusahaan teknologi?” ujar Agus dalam orasinya.

Selain itu, Agus juga menekankan perlunya kewaspadaan baik imbas maupun risiko yang akan dialami seiring bertumbuhnya aneka model bisnis digital.

“Akses kemudahan permodalan atau pinjaman dari perusahaan Fintech misalnya, tentu dapat mengancam keuntungan yang diperoleh dari layanan perbankan konvensional, baik sebagai layanan jasa perbankan maupun kredit. Masyarakat juga perlu diedukasi bahwa kemudahan pinjaman itu tidak dipergunakan utk konsumsi tetapi untuk kebutuhan usaha misalnya,” papar Agus yang ditemui media usai acara.

Kemenko PMK Ajak ITS Bangun Desa

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata