logo


Peringatkan KPK, Adik Imam Nahrawi: Apa Mereka Lupa Masih Ada Hukum Allah??

Simak berita selengkapnya

19 September 2019 08:50 WIB

Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi.
Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi. bola.net

SURABAYA, JITUNEWS.COM - Penetapan tersangka Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas dugaan suap dana hibah KONI membuat sang adik, Syamsul Arifin bertanya-tanya.

Ia berujar seharusnya penetapan status Imam Nahrawi tidak dilakukan secara terburu-buru, karena KPK belum bisa membuktikan keterlibatan Nahrawi di dalam kasus tersebut.

Baca Juga: Menpora Jadi Tersangka Korupsi, Istana Bicara, "Bukti Presiden Tidak Intervensi Kerja KPK"


Adik Imam Nahrawi: Terima Kasih Kepada KPK yang Telah Menunjukkan Kezalimannya

Jadi Tersangka, Nahrawi Akan Ngadu ke Jokowi, "Beri Saya Kesempatan..."

"Belum ada penjelasan detail dari KPK. Alurnya saja nggak bener! Hal ini belum ada pembuktian, tiba-tiba jadi tersangka.  Kecuali kalau OTT," kata Syamsul di Surabaya, (18/9).

"Justru, yang sudah ada bukti, malah nggak ditetapkan tersangka. Ini menjadi ironi," imbuhnya.

Lebih lanjut, mantan ketua DPC PKB Kota Surabaya ini mengatakan jika KPK bisa membuktikan keterlibatan kakaknya dalam kasus suap tersebut, pihaknya akan menerima. Sebaliknya, jika KPK tebang pilih, ia berharap KPK mendapat balasan dan tuntutan kepada Allah SWT.

Revisi UU KPK Disebut Cacat Formil, Menkumham Geram, "Emang Kita Tolol Apa?"

"Kalau emang tidak salah, kami akan mempermasalahkan. Kami akan menuntut keadilan ke Allah. Kami tidak khawatir dengan tipu daya mereka," katanya.

"Apa mereka (KPK) lupa kalau masih ada hukum Allah? Apa mereka lupa kalau mereka-mereka ini juga manusia?" tegasnya.

 

Imam Nahrawi Akan Diperiksa KPK, Ferdinand: Sekalian Bawa Baju Ganti

Halaman: 
Penulis : Nugroho Meidinata