logo


Menpora Jadi Tersangka Korupsi, Istana Bicara, "Bukti Presiden Tidak Intervensi Kerja KPK"

Simak berita selengkapnya

19 September 2019 08:36 WIB

Menpora Imam Nahrawi
Menpora Imam Nahrawi Dok. Kemenpora

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Tenaga Ahli Utama Kedeputiaan IV Kantor Staf Kepresidenan, Ali Mochtar Ngabalin angkat bicara soal ditetapkannya Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi sebagai tersangka dugaan suap hibah KONI.

Ngabalin menegaskan hal tersebut adalah sebagai bukti di mana pemerintah maupun Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak mengintervensi kinerja  yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Baca Juga: Jadi Tersangka, Nahrawi Akan Ngadu ke Jokowi, "Beri Saya Kesempatan..."


Adik Imam Nahrawi: Terima Kasih Kepada KPK yang Telah Menunjukkan Kezalimannya

Revisi UU KPK Disebut Cacat Formil, Menkumham Geram, "Emang Kita Tolol Apa?"

"Artinya, ya pertama ini sebagai bukti bahwa pemerintah atau Bapak Presiden tidak mengintervensi kerja-kerja yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi, itu satu," jelas Ngabalin di Jakarta, (18/9).

Ia juga menegaskan kembali bahwa tidak ada satupun pihak yang bisa mengintervensi penetapan tersangka Imam Nahrawi oleh KPK.

"Tidak ada satu orang pun yang bisa melakukan intervensi sehingga ya publik memberikan kepercayaan Komisi Pemberantasan Korupsi atas perintah Undang-Undang, tinggal nanti kita lihat kayak apa prosesnya kan," tandasnya.

Imam Nahrawi Akan Diperiksa KPK, Ferdinand: Sekalian Bawa Baju Ganti

Halaman: 
Penulis : Nugroho Meidinata