logo


Soal Revisi UU KPK, Ini Kata Maman

Maman berharap dengan pengesahan RUU KPK membuat KPK semakin kuat

18 September 2019 19:48 WIB

Anggota Dewan Syuro PKB, Maman Imanulhaq
Anggota Dewan Syuro PKB, Maman Imanulhaq Jitunews/Vicky

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Revisi UU KPK baru saja disahkan dalam rapat paripurna DPR pada Selasa kemarin (17/9). Ketukan palu Fahri Hamzah selaku pimpinan sidang paripurna pengesahan Revisi UU KPK, menjadi ujung dari polemik pembahasan Revisi UU KPK belakangan hari.

Anggota Dewan Syuro PKB, Maman Imanulhaq berharap dengan disahkannya Revisi UU KPK maka upaya pemberantasan korupsi semakin sistematis.

"Jadi ke depan yang dihadirkan bukan hanya drama penangkapan-penangkapan saja, tetapi pencegahan dan pembangunan sistem yang melibatkan kepolisian dan kejaksaan," ujar Maman di Jakarta, Selasa (18/9).


Maman Sebut Keutuhan Negara Tak Cukup Hanya dengan Bekerjanya Perangkat Negara

Maman meminta kepada pimpinan KPK yang baru agar menunjukkan kelasnya dalam membangun sistem pencegahan korupsi.

Maman juga meminta publik untuk menghentikan isu polisi taliban dan India yang dihembuskan ada di tubuh KPK. Menurut Maman, melihat KPK itu diukur dari kinerja, akuntabilitas, dan transparansi kerja, bukan dilihat dari isu-isu radikalis yang dihembuskan.

Maman berharap, dengan pengesahan ini, maka lembaga KPK semakin kuat sebagaimana yang diharapkan Presiden Joko Widodo.

"Saya berharap KPK semakin kuat dalam kerjanya melakukan pemberantasan di negara ini. Korupsi adalah musuh bersama dan dari dulu saya adalah salah satu orang terdepan yang menjaga eksistensi KPK," imbuh Maman.

Menpora Jadi Tersangka KPK, Maman Imanulhaq: Kita Menghormati Proses KPK

Halaman: 
Penulis : Vicky Anggriawan,Aurora Denata