logo


Sering Tuai Kontroversi dan Dituduh Antek Zionis, Abu Janda Bela Diri, "Paham Duduk Masalahnya?

Simak berita selengkapnya

18 September 2019 10:54 WIB

Abu Janda
Abu Janda Tempo.co

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Permadi Arya alias Abu Janda akhir-akhir ini membuat heboh warganet. Pasalnya, di media sosial Twitter tagar #INDONESIAtanpaABUJANDA menjadi trending topic beberapa hari yang lalu, bahkan hari ini #BlokirAkunAbuJanda juga menjadi trending topic.

Melalui laman Instagram pribadinya, Abu Janda memberikan keterangannya. Ia sering dituduh antek zionis. Abu Janda yang kini tengah berada di Palestina tersebut berusaha menerangkan bahwa dirinya mendukung Palestina dan bukan mendukung Hamas.

Baca Juga: Dikenal Menyehatkan, Makanan Ini Justru Lebih Jahat dari Rokok, Apa Saja?


Bela Pendukungnya dalam Kasus Makar, Sandi Bilang, "Semua Berkeinginan Positif, Optimis..."

Datangkan 60 Ahli dari Jerman untuk Dampingi Pelajar, Netizen ke Anies, "Kata-katamu Sangat Berbisa"

"DUKUNG PALESTINA BUKAN HAMAS. Banyak yang nuduh saya antek Zionis karena saya beberkan fakta2 di lapangan. Saya TIDAK dukung penjajahan dlaam bentuk apapun. Saya cuma tegaskan fakta Israel-Palestina BUKAN perang agama. Harus dipahami pemerintah sah Palestina adalah Mahmud Abbas & Hamas tidak mengakui pemerintah sah, silahkan pikir sendiri apa itu namanya kalo tidak mau akui pemerintah yang sah," tulis Abu Janda di laman Instagramnya, (18/9).

"Juga kota-kota di bawah pemerintah sah tak ada konflik, cuma di Gaza. Sampai di sini paham duduk masalahnya? DUKUNG PALESTINA BUKAN DUKUNG HAMAS," imbuhnya.

Selain itu, Abu Janda dikenal dengan sosok yang sering menyebarkan pernyataan kontroversi. Salah satunya, soal kerusuhan yang terjadi di Papua. Di mana waktu itu Abu Janda menuding salah satu ormas sebagai penyebab kerusuhan.

Soal Karhutla, Gerindra: Ini Semua Kesalahan Pemerintah yang Selewengkan Dana.....

"Gara2 FPI geruduk asrama Papua di Surabaya...sekarang warga Papua marah tidak terima sampai rusuh bakar2an jadi pertanyaannya: APA manfaat ormas FPI sebenarnya? selain geradak geruduk warung, rumah ibadah, agama & etnis minoritas picu konflik horisontal," tulis Abud Janda di laman Twitternya, (19/8).

Pendukung 02 Terjerat Kasus Makar, TKN: Kalau Mau Seenaknya Saja Keluar dari Indonesia

Halaman: 
Penulis : Nugroho Meidinata