logo


Direktur KPK Sebut Partai Politik Sebagai 'Embahnya' Korupsi di Indonesia

Berikut ulasannya

18 September 2019 01:28 WIB

Logo KPK.
Logo KPK. Jitunews/Latiko Aldilla Dirga

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Direktur Pembinaan dan Kerjasama antarinstansi KPK, Sujanarko menegaskan bahwa akar dari segala korupsi adalah partai politik.

Sebelumnya, DPR dan Pemerintah sempat menjadi sorotan usai mengesahkan UU KPK pada rapat paripurna, (17/09).

"Embahnya korupsi itu adalah partai politik. Itu karena parpol memiliki dua kewenangan utama yang sangat mendasar, pertama membuat undang-undang, dan kedua memiliki hak menentukan pejabat publik," kata Sujanarko, dikutip dari Antaranews (18/09).


Agus Rahardjo Cs di Minta Angkat Kaki dari Gedung KPK, "Mereka Terlihat Baper dan Mencla-mencle"

Menurutnya, hal itu terjadi karena parpol juga memerlukan pendapatan dan itu bisa diraih saat kadernya menjabat.

"Akhirnya apa, sumber pendapatan berasal kekuasaan mereka. Misal jika mereka ada kader yang jadi pejabat, mulai bupati, walikota dan gubernur," katanya.

"Biaya politik yang besar saat pilkada/pemilu dinilai telah menyuburkan budaya korupsi, yang pada akhirnya bakal menghancurkan siatem demokrasi di Tanah Air" kata Sujanarko.

Fahri Hamzah: "Pak Jokowi Merasa KPK Adalah Gangguan..."

Halaman: 
Penulis : Raka Kisdiyatma