logo


Fahri Hamzah: "Pak Jokowi Merasa KPK Adalah Gangguan..."

Berikut pernyataan lengkapnya

18 September 2019 01:01 WIB

Fahri Hamzah.
Fahri Hamzah. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah mengaku tak kaget dengan sikap Jokowi untuk menyetujui revisi undang-undang nomor 30 tahun 2002 tentang KPK.

Menurutnya ini merupakan puncak kekesalan Jokowi terhadap KPK yang selama ini mengganggunya.

"Nah inilah yang menurut saya puncaknya, Pak Jokowi merasa KPK adalah gangguan," kata Fahri, seperti yang dikutip dari laman Kompas (18/09).


Agus Rahardjo Cs di Minta Angkat Kaki dari Gedung KPK, "Mereka Terlihat Baper dan Mencla-mencle"

Lebih lanjut, Fahri menjelaskan bahwa Jokowi merasa diganggu oleh KPK sejak 2014. Bahkan KPK sempat diberi kewenangan istimewa untu mengecek rekam jejak calon menteri, padahal undang-undang tak mengatur hal itu.

"Saya sudah kritik pada waktu itu ketika KPK sudah mencoret nama orang. Dia taruh hijau, dia taruh merah, dia taruh kuning. Dia bilang yang hijau boleh dilantik, kuning tidak boleh karena akan tersangka dalam enam bulan, lalu kemudian yang merah jangan dilantik karena akan tersangka dalam sebulan. Luar biasa sehingga ada begitu banyak nama dalam kabinet yang diajukan oleh Pak Jokowi dan parpol kandas di tangan KPK," kata dia.

Kemudian eks politisi PKS itu memberi contoh mengenai kasus Budi Gunawan yang dijadikan tersangka tanpa diperiksa.

"Tiba-tiba (Budi Gunawan) ditersangkakan tanpa pernah diperiksa oleh KPK," ujar Fahri.

Kini, DPR dan Pemerintah telah mengesahkan revisi UU KPK pada rapat paripurna, (17/09) kemarin siang.

Komitmen Jokowi Terhadap Pemberantasan Korupsi Dipertanyakan, Begini Penjelasan Moeldoko

Halaman: 
Penulis : Raka Kisdiyatma