logo


Gelar Edukasi Berkendara, Pertamina MOR III: Ini Dapat Membangun Rasa Empati

Simak berita selengkapnya

17 September 2019 14:39 WIB

Pertamina MOR 3 gelar edukasi dalam berkendara
Pertamina MOR 3 gelar edukasi dalam berkendara ist

CILEGON, JITUNEWS.COM - Jalan Yos Sudarso, Tanjung Sekong, Serang, merupakan jalur padat kendaraan besar. Setiap hari skid tank atau mobil tangki  pengangkut LPG melintas di jalan tersebut. Ditambah lagi truk kontainer yang melintas 24 jam. Kawasan tersebut berada di sekitar pelabuhan, pabrik, gudang dan Depot LPG Tanjung Sekong Pertamina.

Di mana disekitarnya banyak pemukiman warga dan juga sekolah, sehingga pada jam sibuk, lalu lintas semakin ramai dengan beragam kendaraan.

Baca Juga: Terminal 2 Soetta Ganti Jadi Traveloka, Sartono: Pencetus Gak Paham dan Gak Ngerti Sejarah


Pertamina Gelar Upacara HUT RI, Bersama Veteran Berbagi Semangat Perjuangan

Oleh karena itu, PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region III, merasa perlu mengedukasi keselamatan berkendara bagi masyarakat, termasuk anak sekolah di sekitar wilayah operasinya.

Kali ini edukasi diberikan kepada sekitar 300 siswa SMKN 4 Pelayaran Cilegon, Tanjung Sekong. Edukasi meliputi pelatihan safety riding dan sosialisasi blind spot atau titik buta di sekitar mobil tangki.

“Kesadaran dan edukasi berkendara untuk pelajar sebagai pengendara pemula perlu diberikan sejak dini, agar dari sekarang para pelajar terbiasa untuk mematuhi aturan di jalan raya, selain itu program ini dapat membangun rasa empati dan saling peduli terhadap keselamatan sesama pengguna jalan,” ujar Unit Manager Communication Relations & CSR Pertamina MOR III Dewi Sri Utami.

Ada Pihak yang Tolak Dirinya Jadi Pimpinan KPK, Firli Buka Suara, "Orangtua Saya Orang Sakti"

Dewi menambahkan, Pertamina selalu peduli tentang safety, karena siswa tingkat menengah atas merupakan pengendara pemula yang masih baru, maupun akan memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM).

Di sisi lain, kegiatan bertema "Safe Ride Saves Hope" ini merupakan bagian dari tanggung jawab perusahaan dalam memberikan sosialisasi keamanan berkendara di sekitar mobil tangki, terutama mengenai adanya titik buta atau blind spot.

Geram Adanya Isu Pelemahan KPK, Ruhut: Ingat KPK Itu Lahir di Era Ibu Megawati

Kegiatan yang juga diikuti para guru tersebut diisi dengan simulasi berkendara aman yang diberikan oleh trainer safety riding bersersertifikasi dari SDCI (Safety Devensive Consultant Indonesia), serta penjelasan tentang bahaya titik buta dengan media video dan alat peraga yang disampaikan oleh tim HSSE ( Health Safety Security and Environment) Depot LPG Tanjung Sekong.

"Sangat bermanfaat dan membekali kami agar tidak sembrono lagi saat naik motor, apalagi jika berada di sekitar kendaraan besar. Harus lebih waspada dan hati-hati lagi," kata Monik SMKN 4 Pelayaran yang mengikuti kegiatan tersebut.

Jadi Mitra Binaan Pertamina, Desainer Muda Ariy Arka Siap Go International

Halaman: 
Penulis : Nugroho Meidinata