logo


Waspadai Perubahan Iklim Global, Pemerintah Tekan Sumber Energi dari Batu Bara

Berikut ulasannya

17 September 2019 14:20 WIB

ignasius jonan
ignasius jonan esdm.go.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pemerintah tengah mewaspadai perubahan iklim global. Melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan menilai kontribusi sektor energi dapat mengatasi permasalahan tersebut.

Dalam menyikapinya, Jonan berupaya untuk menerapkan kebijakan pada subsektor Energi Baru Terbarukan (EBT). Ia juga menyatakan bahwa sektor energi, terutama kelistrikan adalah salah satu penyebab global warming.

Dilansir dari situs resmi kementerian ESDM, Jonan menceritakan banyaknya dampak dari adanya peningkatan suhu global, salah satunya perubahan ekosistem. Seperti pengalamannya satu dekade silam saat dirinya masih bertugas di Kereta Api. Udara Bandung saat itu menurut sangat berbeda di waktu sekarang ini.


RUPS PLN Angkat Djoko Raharjo Abumanan Sebagai Plt Direktur Utama

Berdasarkan kesepakatan Persatuan Bangsa - Bangsa (PBB) di Paris tahun 2015, pencegahan meningkatnya suhu global setiap negara rata-rata 1-1,5 derajat celcius hingga tahun 2030.

"Oleh karena itu, tahun depan untuk kendaraan bermesin diesel kita terapkan B30," terang Jonan, Senin (16/9).

Mantan menteri perhubungan itu juga menyampaikan bahwa pemerintah akan menggalakkan pembangunan pembangkit listrik yang meminimalisir emisi gas rumah kaca. Pemerintah juga terus berupaya dalam menekan dominasi sumber energi yang berasal dari batu bara.

"Saya mengatakan akan banyak membangun pembangkit bersih dan ramah lingkungan, seperti PLT Bayu, PLT Air dan yang paling mudah adalah PLTS Atap," pungkasnya.

Jalin Komitmen, Kementerian ESDM dan Polri Perkuat Penegakan Hukum di Bidang ESDM

Halaman: 
Penulis : Iskandar