logo


Fahri Sarankan Pemerintah Gunakan Cara Berantas Karhutla Seperti Berantas Korupsi

Menurut Fahri, pemerintah harus lebih menggencarkan upaya pencegahan dan penindakan karhutla

16 September 2019 19:48 WIB

Fahri Hamzah.
Fahri Hamzah. Jitunews/Latiko Aldilla Dirga

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah, menilai pemerintah sangat amatir dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda wilayah di Indonesia.

Menurutnya, cara pemerintah dalam memberantas karhutla, sebaiknya sama seperti memberantas kasus korupsi di Indonesia.

"Kalau saya sih anggap ini amatirlah, para pekerja ini amatir. Karena itu harus kerja lebih profesional," kata Fahri di gedung DPR RI, Jakarta, Senin (16/9).


Soal Karhutla, DPR: Presiden Tidak Boleh Hanya Mengunjungi Kemudian Lihat Sana, Liat Sini

Menurut Fahri, pemerintah harus lebih menggencarkan upaya pencegahan dan penindakan karhutla agar kejadian itu tidak berulang kembali.

"Gimana pencegahan dan penindakannya. Karena itu saya rasa ada kelemahan cara kerja. Maka, presiden harus evaluasi pejabat yang kerja di sektor ini, kenapa bisa terjadi," ujarnya.

Dalam hal ini, Fahri juga meminta agar Presiden Joko Widodo (Jokowi), bisa bersikap tegas terhadap para pembantunya yang mengatasi persoalan karhutla saat ini.

Dia bahkan menyarankan Jokowi bisa memecat para pembantunya yang tak becus mengatasi persoalan tersebut.

"Tapi bentar lagi presiden kan ganti tim, ya ganti lah tim yang lebih profesional, jangan yang itu-itu aja. Kalau orang yang sama suruh kerja, kerjaannya nggak selesai-selesai ya dipecat. Harus ada time limit. Rakyat uangnya terbatas," kata Fahri.

Fahri: Usulan Revisi UU KPK Sejak Tahun 2010

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Aurora Denata