logo


Atasi Perubahan Iklim Global, Ini Kebijakan yang Diambil Menteri Jonan

Jonan menceritakan dampak langsung dari adanya peningkatan suhu global

16 September 2019 19:19 WIB

Menteri ESDM, Ignasius Jonan.
Menteri ESDM, Ignasius Jonan. setkab.go.id

BANDUNG, JITUNEWS.COM - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan mengingatkan akan besarnya kontribusi sektor energi dalam mengatasi perubahan iklim global. Jonan pun menyikapinya dengan mengimplementasikan berbagai kebijakan srategis, terutama di subsektor Energi Baru Terbarukan (EBT).

"Salah satu penyebab global warming yang paling besar itu diakibatkan oleh (sektor) energi, terutama kelistrikan," jelas Jonan, saat menyampaikan orasi ilmiah di Bandung, awal pekan lalu.

Jonan menceritakan dampak langsung dari adanya peningkatan suhu global. Sepuluh tahun lalu saat dirinya masih bertugas di Kereta Api, udara di Bandung masih sejuk. Saat ini kondisinya sudah berubah.


Kementerian ESDM Sebut Sumsel Jadi Provinsi Ideal untuk Bangun Politeknik Energi dan Pertambangan

"Pengaruhnya banyak sekali, pastinya ekosistem berubah," ungkap Jonan.

Kesepakatan di Persatuan Bangsa - Bangsa (PBB), sambung Jonan, semua negara berusaha mencegah peningkatan suhu global secara rata-rata 1- 1,5 derajat celcius sampai tahun 2030. Untuk itu, Pemerintah akan memegang komitmen penuh atas Kesepakatan Paris tahun 2015.

"Oleh karena itu, tahun depan untuk kendaraan bermesin diesel kita terapkan B30," jelas Jonan.

Kenang BJ Habibie, Jonan: Indonesia Kehilangan Tokoh Perkembangan Teknologi Modern

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata