logo


Pemerintah Diminta Abaikan Isu-isu Politik dalam Kasus Karhutla

Presiden Joko Widodo diminta bertanggung jawab dengan pernyataannya yang disampaikan saat debat Capres 2019

16 September 2019 16:46 WIB

Anggota Komisi III DPR RI, Nasir Djamil.
Anggota Komisi III DPR RI, Nasir Djamil. dpr.go.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Anggota Komisi III DPR RI, Nasir Djamil meminta pemerintah fokus dalam menangani bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Provinsi Riau.

Menurutnya, pemerintah harus mengabaikan berbagai isu-isu politik yang berseliweran di dalam kasus Karhutla tersebut, pasalnya Karhutla yang terjadi di Riau sudah dalam kondisi yang sangat memprihatinkan.

“Kebakaran di Riau itu luar biasa menurut saya. Jadi, menurut saya pemerintah tidak boleh terpengaruh isu-isu politik yang selama ini berseliweran, tapi harus fokus,” ujar Nasir di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (16/9).


Sore Ini, Jokowi Terbang ke Riau untuk Cek Karhutla

“Sangat kita sayangkan, sebenarnya kasus kebakaran di Riau itu yang sudah sangat masif dan di Kalimantan juga sehingga sudah merambah ke pemukiman penduduk,” imbuhnya.

Dalam hal ini, Nasir menegaskan bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) harus bertanggung jawab dengan pernyataannya yang disampaikan saat debat Capres 2019. Dimana pada saat itu Jokowi menyebut bahwa sudah tidak ada lagi kebakaran hutan di Riau selama tiga tahun terakhir.

“Saya fikir ini tidak boleh main-main, presiden harus bertanggung jawab karena dalam debat capres sudah mengklaim tidak terbakar lagi, ternyata masih ada kebakaran hutan,” tuturnya.

Pemerintah Dorong RUU PKS Rampung Akhir Masa Kerja DPR 2014-2019

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Aurora Denata