logo


61 Tokoh Papua Bertemu Jokowi, Gubernur Papua: Orang Sembarangan, Gak Ada Kapasitas Jelas

Simak berita selengkapnya

16 September 2019 08:52 WIB

Gubernur Papua, Lukas Enembe.
Gubernur Papua, Lukas Enembe. suarapapua.com

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Gubernur Papua, Lukas Enembe merespons pertemuan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan 61 tokoh Papua.

Lukas berujar seharusnya dalam pertemuan tersebut melibatkan pemerintah daerah, bukan justru melibatkan orang sembarangan yang tidak memiliki kapasitas yang jelas.

Baca Juga: Akui Kecewa dengan Trio Pimpinan KPK, Ruhut Sitompul: Bilang Sama Mereka, Super Kampungan


Ini Langkah Pemerintah untuk Tangani Dampak Kerusuhan Sosial di Papua dan Papua Barat

Jokowi Disamakan dengan Pinokio, PDIP Bilang, "Pak Jokowi Tidak Sendirian"

"Papua ini ada pemerintahan daerahnya. Jika presiden ingin bertemu dengan tokoh-tokoh Papua, libatkan pemerintah daerah. Di sini ada Forkompimda. Ada Gubernur, Pangdam, Kapolda, DPRP dan MRP, Papua, dan Papua Barat. Juga ada Ketua-ketua Sinode Gereja. Bukan ambil orang sembarangan tanpa kapasitas yang jelas," kata Lukas yang telah diberitakan Suara.com (14/9).

Kemudian, ia juga mempertanyakan kapasitas 61 tokoh Papua di dalam pertemuan tersebut. Pasalnya, mereka sama sekai tidak menyampaikan persoalan yang terjadi di Papua. Mereka justru menyampaikan hal-hal yang sangat tidak substansial seperti pembangunan istana presiden di Papua.

'\"Jika kemarin mereka menyampaikan akar persoalan Papua, kita terima. Mereka lupa bagaimana ratusan ribu orang Papua telah mati karena persoalan Papua ini. Menyelesaikan persoalan Papua ini bukan hal mudah," imbuhnya.

Sebut Pemerintah Lamban Tangani Kabut Asap, Peserta Aksi: Jangan Tunggu Warga Riau Mati!!

Oleh karena itu, ia menduga pertemuan tersebut hanya untuk kepentingan diplomasi semata. "Saya menduga pertemuan itu dilakukan untuk kebutuhan diplomasi Indonesia ke luar negeri saja. Untuk digunakan oleh Dubes-Dubes menjelaskan situasi dan kondisi Papua kepada pemerintah di mana mereka bertugas," tukasnya.

Sebut Respons Pemerintah Lamban Atasi Kabut Asap, Tengku Zul: Gak Mampu Kerja, Mundur!!!

Halaman: 
Penulis : Nugroho Meidinata