logo


Masalah Karhutla Riau, BMK Akui Kesulitan Membuat Hujan Buatan

"Langkah hujan buatan sudah diupayakan sejak Juli lalu. Namun selama dua bulan ini kondisi perawanan di Indonesia bersih hampir tidak ada awan,"

15 September 2019 18:12 WIB

Ilustrasi, kebakaran hutan di Indonesia.
Ilustrasi, kebakaran hutan di Indonesia. net

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Badan Metodologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengaku kesulitan menangani kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Riau. Pasalnya, usaha sejauh ini belum berhasil mengupayakan rekayasa bibit-bibit awan untuk menjadi hujan buatan di wilayah itu.

"Langkah hujan buatan sudah diupayakan sejak Juli lalu. Namun selama dua bulan ini kondisi perawanan di Indonesia bersih hampir tidak ada awan," ujar Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati, kepada iNews.id, Minggu (15/09).

Dia menjelaskan, dalam menangani karhutla yang terjadi di sejumlah wilayah Indonesia, BMKG telah menyiapkan strategi hujan buatan dengan menggandeng BPPT, BNPB, dan TNI AU. Dari upaya hujan buatan tersebut, Rita mengaku telah berhasil melakukan pemadaman di beberapa wilayah. Akan tetapi, untuk saat ini untuk upaya pemadaman karhutla Riau hasilnya belum optimal.


Diberi Mandat, Jokowi Tak Mungkin Kerjakan Tugas Pimpinan KPK

"BMKG terus memberikan advise kapan dan di mana bibit awan bisa mulai disemai," ujar Rita.

kabut asap masih menyelimuti Kota Pekanbaru, Riau, hari ini. Kualitas udara berdasar pengukuran PM10 berkisar 182-201 ugram per meter persegi atau tidak sehat.

Akhirnya PBB Putuskan Nasib Kedaulatan Papua

Halaman: 
Penulis : Kesdik Bayu