logo


Tiga Pakar Hukum Tak Temukan Unsur Pidana dalam Kasus Jaksa Chuck Suryosumpeno

Sejumlah pakar hukum menilai ada kesalahan korelasi antara perkara pidana dan Tata Usaha Negara

14 September 2019 20:48 WIB

Chuck Suryosumpeno
Chuck Suryosumpeno Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Sejumlah pakar hukum menilai ada kesalahan korelasi antara perkara pidana dan Tata Usaha Negara di dalam kasus kriminalisasi jaksa Chuck Suryosumpeno.

Hal tersebut dibenarkan Guru Besar Hukum Pidana Universitas Gadjah Mada, Prof Marcus Priyo Gunarto.

Dia menilai jika berbicara sistem peradilan pada umumnya, hukum adalah satu kesatuan sistem. Baik itu hukum Tata Usaha Negara (TUN) maupun hukum pidana meski ada perbedaan dan persamaan dalam implementasinya.


Capim KPK Firli: Tak Ada Pimpinan KPK yang Nyatakan Saya Melanggar

Termasuk kasus yang dialami Chuck. Jika dilihat dari perspektif hukum tata negara, Marcus berpendapat bahwa yang diperbuat oleh pencatat administrasi dalam kasus yang ditudingkan terhadap mantan Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku tersebut keliru, sehingga perbuatan Chuck bisa dibenarkan.

"Artinya perbuatan yang dilakukan oleh Chuck yang kemudian menimbulkan keputusan administrasi. Seperti pemindahan tugas Chuck itu oleh pengadilan dianggap salah dan Chuck yang benar. Kalau dilihat dari sisi kesalahannya" ujar Marcus di dalam siaran pers yang diterima Jitunews.com, Sabtu (14/9).

Ketika kasus TUN Chuck kemudian jika ditarik ke dalam perkara pidana, Marcus pun ikut mengkritisi tindakan penyidik Jampidsus Kejagung.

Menurutnya, yang jadi persoalan pokok adalah perbuatan yang dilarang dan diancam pidana. Setidaknya ada tiga faktor terkait hal tersebut, yakni pertama perbuatan itu bisa aktif dan bisa pasif, faktor kedua yakni soal kesalahan atau pertanggungjawaban pidana.

“Ketiga adalah soal pidana. Lalu titik sambungnya di mana? Titik sambungnya pada aspek kesalahan. Kaitannya pada unsur melawan hukum. Bagaimana hubungan dengan kasus Chuck, apakah alasan-alasan yang dipakai pengadilan didasarkan pada perbuatan menurut hukum atau melawan hukum?" kata dia.

Kasus Narkoba Nunung Siap Naik 'Kelas'

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Aurora Denata