logo


Anies Bakal Cabut Izin Perusahaan yang Tak Pasang Alat Ukur Polusi

"Tidak boleh ada lagi cerobong-cerobong asap yang tidak punya alat ukur," ujar Anies.

14 September 2019 17:40 WIB

Anies Baswedan ungkapkan penyesalannya di pelantikan Wali Kota baru Jakarta Utara, selasa (3/9).
Anies Baswedan ungkapkan penyesalannya di pelantikan Wali Kota baru Jakarta Utara, selasa (3/9). Detik News

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mewajibkan pabrik-pabrik di Jakarta memasang alat ukur tingkat polusi. Dia mengatakan tak boleh lagi ada cerobong pabrik tanpa alat ukur.

"Tidak boleh ada lagi cerobong-cerobong asap yang tidak punya alat ukur," ujar Anies di Ancol, Jakarta Utara, dilansir dari detikcom, Sabtu (14/9).

Baca juga: Serahkan Tanggung Jawab ke Presiden, Ngabalin Sebut Ketua KPK Kekanak-kanakan


Kabut Asap Bikin Malaysia Meradang Sampai Minta Ganti Rugi Pemerintah RI

Anies mengatakan, setelah dipasang alat ukur, asap yang keluar dari cerobong harus selalu sesuai dengan aturan. Jika tidak, kata Anies, izin pabrik itu akan dicabut.

"Bila tidak sesuai dengan ketentuan maka perusahaan itu harus melakukan perubahan dan ini pasti diberi waktu. Sesudah diberi waktu masih tetap di atas ambang batas, maka perusahaan itu bisa dicabut izinnya," katanya.

Anies menginginkan kegiatan pabrik-pabrik di Jakarta menjadi usaha yang ramah lingkungan. Menurutnya, perkembangan ekonomi harus sejalan dengan penataan lingkungan.

"Jadi kita ingin agar semua yang berkegiatan ekonomi di Jakarta tidak merusak ekologi karena ekonomi dan ekologi harusnya sejalan. Jangan sampai merusak dan itu sekarang yang dilakukan," kata Anies.

Anies Ancam tutup Pabrik Penyebab Polusi, Demokrat: Kesan Seolah Sudah Kerja

Halaman: 
Penulis : Kesdik Bayu