logo


Simak! Keseruan dari Kejurnas Karate Piala Panglima TNI ke-VIII

Berikut ulasannya

13 September 2019 15:45 WIB

Panglima TNI
Panglima TNI Doc Puspen TNI

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Komite Olahraga Militer Indonesia (KOMI) menggelar Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Karate Piala Panglima TNI ke-VII tahun 2019. Upacara pembukaan dipimpin langsung oleh Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto di GOR Ahmad Yani, Mabes TNI, Cilangkap, Jumat (13/9).

Hadi mendukung penuh pelaksanaan Kejurnas 2019. Menurutnya kegiatan ini merupakan program yang tidak hanya mendukung program pembinaan TNI tetapi juga program Olahraga Nasional.

“Saya ingin mengucapkan banyak terimakasih kepada pengurus besar Forki, panitia dan seluruh pihak yang memungkinkan Kejurnas ini terselenggara,” ujar Hadi.


Messi Blak-blakan soal Keinginan Bermain Bersama Neymar

Hadi mengatakan pertandingan olahraga mengandung nilai-nilai perjuangan, disiplin sportivitas dan percaya kepada kekuatan sendiri.

“Niai-nilai semacam itu membangun kualitas sumber daya manusia Indonesia yang unggul yang dibutuhkan dalam pembangunan nasional dan persaingan global,” tuturnya.

Hadi menambahkan bahwa para karateka Indonesia telah membuktikannya dalam berbagai ajang internasional. Dimana hal ini terlihat pada ajang Asian Games tahun 2018 cabang olahraga karate menyumbangkan 1 emas dan 3 perunggu.

“Hal ini menunjukkan pra atlet karate Indonesia memilki potensi yang besar untuk meraih prestesi di level dunia,” kata Hadi.

“Marilah kita bersama-sama dengan komponen bangsa lainnya saling mendukung untuk meraih prestasi terbaik demi kejayaan bangsa dan negara,” pungkasnya.

Diketahui event Kejurnas Karate Piala Panglima TNI ke-VII ini berlangsung mulai tanggal 13 - 16 September 2019.

Tema kegiatan Kejurnas Karate Piala Panglima kali ini adalah 'Dengan Kejuaraan Nasional Karate Piala Panglima TNI VII Tahun 2019, Kita Kuatkan Tali Persaudaraan Kokohkan Jiwa Dan Semangat Kebersamaan Guna Mewujudkan Prestasi Indonesia Yang Unggul’. Sementara Motto kegiatan adalah ‘Karateka Sejati adalah Karateka yang berbudi luhur, rendah hati dan berprestasi untuk bangsa dan negara’.

Jumlah kelas yang dipertandingkan dua kategori yaitu Kategori TNI-Polri mempertandingkan Kata dan Komite (perorangan dan beregu) untuk kelas senior putra dan kelas senior putri. Sedangkan Kategori Umum (PB/PP Perguruan dan Pengprov FORKI) kelas Junior, Cadet, dan Under-21 mempertandingkan Kata dan Komite perorangan untuk putra dan putri.

Peserta keseluruhan sebanyak 1.066 peserta, terdiri dari Atlet TNl-Polri 402 orang (putra 334 dan putri 68), Atlet Umum 664 orang (putra 373 dan putri 291). Kontingen TNI-Polri sebanyak 33 Kontingen, sedangkan Perguruan dan Pengprov Forki sebanyak 45 kontingen.

Mendali yang diperebutkan terdiri dari dua kategori yaitu Kategori TNI : 30 Emas, 30 Perak den 60 Perunggu. Sedangkan Kategori Umum (Junior, Cadet, Under-21): 39 Emas, 39 Perak den 78 Perunggu.

Polemik PB Djarum dan KPAI, Taufik Hidayat: Dulu Saya Gak Ikut Audisi

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Raka Kisdiyatma