logo


Kabut Asap Bikin Malaysia Meradang Sampai Minta Ganti Rugi Pemerintah RI

Bukan hanya Indonesia, Malaysia pun terkena imbas dari kabut asap yang tak kunjung usai.

13 September 2019 06:05 WIB

Ilustrasi, kabut asap.
Ilustrasi, kabut asap. Antara

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Kabut asap pekat di Pekanbaru makin parah. Hari demi hari jarak pandang terus menurun drastis. Kabut asap terjadi akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kota tersebut.

Bukan hanya Indonesia yang terdampak kabut asap. Negara tetangga, Malaysia juga turut terkena imbasnya. Malaysia pun meradang dan menyerukan agar Indonesia membayar ganti rugi atas asap kebakaran hutannya yang menimbulkan jerebu (kabut asap) di Malaysia. Pemerintah Malaysia harus menagih biaya 500.000 masker wajah untuk dikirim ke Sarawak.

Baca juga: Putra Habibie Ungkap Mimpi Sang Ayah, Salah Satunya ...


Putra Habibie Ungkap Mimpi Sang Ayah, Salah Satunya...

"Sampai mereka menderita secara ekonomi, mereka tidak akan menganggap serius keluhan kami," kata Wakil Menteri Negara Bagian Sarawak, Malaysia, Tan Sri James Masing yang mengomentari kabut asap lintas batas akibat kebakaran hutan di Sumatera dan Kalimantan, seperti dilansir laman Malay Mail, Rabu (11/9).

Akibat udara yang tidak sehat membuat Negeri Jiran itu sampai meliburkan sekitar 400 sekolah. Selain itu, kabut asap juga membuat jarak pandang menjadi terbatas hanya sekitar 500 meter.

"Jarak pandang di Pelalawan hanya 500 meter hari ini, sedangkan di Rengat Indragiri Hulu 800 meter," ujar Staf Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru, Sanya Gautami, dikutip dari merdeka.com Kamis (12/9).

Kabut asap bersumber dari kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di sejumlah daerah di Riau. Paling parah terjadi di Indragiri Hilir, Indragiri Hulu dan Pelalawan.

Polemik PB Djarum dan KPAI, Taufik Hidayat: Dulu Saya Gak Ikut Audisi

Halaman: 
Penulis : Kesdik Bayu