•  

logo


Proses Pemijahan Unik Ikan Cupang

Ikan Cupang termasuk kelompok ikan yang membuat gelembung udara pada saat ingin kawin

12 Maret 2015 10:48 WIB

ISTIMEWA
ISTIMEWA

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ikan Cupang termasuk kelompok ikan yang membuat gelembung udara pada saat ingin kawin. Untuk itu diperlukan tanaman air agar cupang dapat menempelkan gelembung udaranya. Tanaman ini dapat berupa tanaman air yang berdaun lebar seperti Eceng Gondok, Ketapang, ataupun Kiambang. 

Teknis perkawinan Ikan Cupang sendiri, bila memang sudah siap kawin, Ikan Cupang jantan akan segera menempelkan gelembung udara ke daun. Sementara Ikan Cupang betina dapat dimasukkan apabila gelembung udara sudah cukup banyak. Ikan Cupang jantan yang sedang mencari pasangan akan segera menghampiri betina. Lalu betina akan diajak untuk mendekati gelembung udara, dipeluk sehingga keduanya menempel dan tak bergerak. Beberapa saat kemudian, telur keluar dari tubuh betina dan segera dibuahi oleh induk jantan. Telur-telur tersebut ditangkap oleh mulut Ikan Cupang jantan, lalu ditempelkan di gelembung udara. Penempelan dilakukan dengan cara menyemburkan telur tersebut dari mulutnya.

Proses Pemijahan Ikan Cupang


KKP Klaim Realisasi Kinerja Pembangunan Perikanan Budidaya Triwulan I Tahun 2017 Berjalan Positif

  • Pemijahan dimulai dengan menyiapkan wadah dan air, lalu masukan daun Ketapang. Biarkan daun ini mengapung, tujuannya untuk tempat menempelkan busa dan tempat telur ikan.
  • Setelah itu, masukan induk Ikan Cupang jantan, waktu pemasukan induk jantan kedalam wadah pemijahan sebaiknya pagi hari, karena suhu air masih dingin. Biarkan induk jantan selama 1 hari gunanya untuk induk jantan mengenal lingkungannya.
  • Keesokan harinya, masukan toples induk betina ke dalam wadah pemijahan tujuannya untuk saling mengenal dulu dan untuk memasukan toples induk betina juga sebaiknya pagi hari dan diamkan selama 1 hari. Ini berguna untuk melihat apakah induk jantan memang benar benar siap untuk memijah.
  • Bila induk jantan memang siap memijah, maka esok hari Anda akan melihat busa yang sudah di buat oleh induk jantan. Semakin banyak busa yang di buat menunjukan memang induk jantan sudah siap, ketika itu barulah Anda melepas induk betina kedalam wadah.
  • Pelepasan induk betina sebaiknya pada pagi hari, apabila kedua induk memang siap dan baik, maka keesokan hari atau paling lambat 2 hari setelah pemijahan kita akan menemukan busa yang dibuat induk jantan sudah berisi telur ikan.
  • Apabila telur Ikan Cupang sudah terlihat banyak, sebaiknya induk Cupang betina segera diangkat supaya ia tak memakan telurnya. Sedangkan induk Cupang jantan biarkan untuk mengeram dan memelihara telurnya.
  • Setelah telur ikan terlihat, maka dalam jangka waktu 24 jam telur akan menetas menjadi burayak atau anakan Ikan Cupang. (berbagai sumber)

Baca juga Teknik Jitu Maskulinisasi Ikan Cupang

Wilayah Asia Masih Jadi Daya Tarik Ekspor Perikanan Bitung

Halaman: 
Penulis : Riana