logo


Minta Pasukan TNI dan Polri Ditarik, Mervin: Papua Sudah Aman

Kondisi di Papua dan Papua Barat sudah kondusif sehingga tidak diperlukan lagi pengamanan yang berlebih

11 September 2019 18:04 WIB

Ketua Badan Kehormatan (BK) DPD RI, Mervin S Komber
Ketua Badan Kehormatan (BK) DPD RI, Mervin S Komber Jitunews/Khairul Anwar

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua Badan Kehormatan (BK) DPD RI, Mervin S Komber meminta pemerintah segera menarik pasukan TNI dan Polri dari tanah Papua.

Menurutnya, kondisi di Papua dan Papua Barat sudah kondusif sehingga tidak diperlukan lagi pengamanan yang berlebih.

“Ditarik saja, di Papua sudah aman,” ujar Mervin di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (11/9).


Berangsur Kondusif, Layanan Internet Seluruh Papua Barat Dibuka

Senator asal Papua meyakini kondisi di Papua dan Papua Barat akan lebih cepat membaik apabila pemerintah segera menarik pasukan TNI-Polri.

“Pasti cepat kondusif dan jangan ragukan. Di Papua aman, masalah cepat selesai. Orang Papua itu ketika marah, dia marah, habis marah, udah,” pungkasnya.

Sebelumnya Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto mengklaim kondisi Papua dan Papua Barat telah kembali normal. Sebelumnya, gelombang unjuk rasa serta aksi kerusuhan pecah di sejumlah kota pada dua provinsi tersebut akibat ujaran rasial di Asrama Mahasiswa Papua Surabaya.

Walau demikian, mantan panglima ABRI era Suharto itu masih enggan menarik pasukan gabungan TNI-Polri tambahan yang ditugaskan di dua provinsi itu.

Wiranto pun tak memberi kepastian kapan jaringan internet di Papua akan dipulihkan lagi. Dia mengaku masih hendak menunggu situasi sampai benar-benar damai dan kondusif.

Arief Budiman: Pilkada Serentak di Papua Tetap Digelar 2020

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Aurora Denata