logo


Capim Ketua KPK Sebut OTT Bikin Negara Tetangga Berpikir Ulang untuk Investasi di Indonesia

Capim KPK ingin OTT dirubah

11 September 2019 17:03 WIB

Logo KPK.
Logo KPK. Jitunews/Latiko Aldilla Dirga

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Calon pimpinan (Capim) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Nawawi Pamolango menilai Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang kerap dilakukan oleh KPK sudah saatnya dilakukan perubahan.

Menurutnya, KPK seharusnya mengedepankan pencegahan dibandingkan melakukan penindakan OTT seperti yang selama ini dilakukan oleh lembaga anti rasuah tersebut.

“Saya tidak mengatakan OTT itu haram tapi harus dirubah,” ujar Nawawi saat mengikuti fit and proper tes di Komisi III DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (11/9).


Jokowi Dikritik Tak Tegas Dalam Sikapi Revisi UU KPK, "Mestinya Sebagai Presiden..."

Dalam hal ini, Nawawi mengatakan apabila tindakan OTT itu terlalu sering dilakukan, maka hal itu dapat membuat negara-negara tetangga jadi berfikir ulang untuk berinvestasi di Indonesia.

“Kalau tiap hari kita dipertontonkan orang, pejabat kita ditangkapin. Di negara sana juga mikir tidak ada lagi orang baik di Indonesia. Tiap hari ditangkapin 3, ditangkapin 2. Gimana kita mau nanam modal di sana kalau tiap hari ditangkapin. Itu bisa jadi persoalan untuk orang menanam investasi,” kata Nawawi.

“Rubah OTT itu. Saya tidak menuding tapi kondisi seperti itu bisa terjadi juga, keinginan untuk menanam investasi,” pungkasnya.

DPR Abaikan ICW dalam Proses Seleksi Capim KPK

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Aurora Denata