logo


BASAbali: Kamus Digital Bahasa Bali Terima Penghargaan dari UNESCO

Indonesia, Columbia dan Italia mendapatkan penghargaan literasi dari UNESCO The Conficius Prize for Literacy

11 September 2019 15:35 WIB

BASAbali wiki
BASAbali wiki Detik News

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Indonesia, Columbia dan Italia mendapatkan penghargaan literasi dari UNESCO The Conficius Prize for Literacy. Penghargaan literasi tingkat dunia yang diperoleh oleh Indonesia itu adalah hasil kerja keras pelestarian bahasa daerah. Piala dari event The United Nations Educational, Scientific dan Cultural diterima oleh BASAbali wiki. BASAbali wiki adalah sebuah organisasi yang memperkenalkan dan melestarikan bahasa Bali melalui aplikasi digital kamus bahasa Bali.

Steffani Gianni selaku Direktur BASAbali mengatakan bahwa literasi tidak dapat dipisahkan dengan bahasa.

"Sekarang ada 7000 bahasa yang digunakan di 200 negara. Sayangnya ada dua ribuan bahasa isyarat yang nyaris punah," jelasnya di Paris melalui keterangan tertulis, Senin (9/9).


Keren, Satu Lagi Warisan Budaya Indonesia Diakui UNESCO

Wakil Dekan Fakultas Ilmu Budaya, Gde Nala Antara menuturkan bahwa BASAbali adalah salah satu contoh penerapan literasi digital. Dari tahun 2011 pengguna kamus digital BASAbali sudah digunakan 500ribu orang.

"Sejak diluncurkan tahun 2011, sampai saat ini kamus BASAbali digunakan 500ribu orang," jelasnya.

Pada tahun 2012 Indonesia juga memperoleh penghargaan literasi. 707 bahasa yang digunakan di Indonesia menjadi target negara dengan literasi tinggi oleh UNESCO.

"Data UNESCO tahun ini di Indonesia ada 707 bahasa yang digunakan. Maka dari itu, Indonesia termasuk dalam kategori 29 negara yang menjadi target literasi oleh UNESCO," tambah Suryo Rosa Putra, wakil delegasi RI untuk UNESCO.

Kemudian, giliran Haris Iskandar yang menyatakan BASAbali telah melibatkan para akademisi, pemerintah, seniman, dan berbagai komunitas untuk turut melestarikan bahasa daerah dan mengembangkan budaya literasi yang sudah jauh tertinggal dengan negara-negara maju.

"Lestarikan bahasa daerah, kembangkan bahasa Indonesia dan kuasai bahasa asing. Kemampuan menguasai bahasa menjadi pintu masuk berbagai bidang keterampilan agar kita memiliki SDM unggul menuju Indonesia yang akan maju," pungkasnya.

 

Pelatih Malaysia Akui 'Buta' dengan Kekuatan Timnas Indonesia Saat Ini

Halaman: 
Penulis : Aldila Arin