logo


Bertemu KPI, Wiranto Tak Ingin Penyiaran Dimanfaatkan untuk Bikin Kegaduhan

Pertemuan KPI dengan Wiranto membahas masalah politik, hukum, dan keamanan.

11 September 2019 15:11 WIB

Menko Polhukam Wiranto.
Menko Polhukam Wiranto. setkab.go.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Menko Polhukam Wiranto mengatakan bahwa lembaga penyiaran harus memberikan tayangan yang membuat masyarakat aman. Wiranto menyebut pihaknya dan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) bekerjasama untuk menjaga keutuhan NKRI.

"Karena kerja kita sama, bagaimana agar seluruh penyiaran di Indonesia ini positif. Artinya jangan sampai justru penyiaran yang sekarang cukup bebas justru dimanfaatkan untuk membuat kegaduhan, konflik, membuat masyarakat tidak aman, tidak tenteram," kata Wiranto di Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Rabu (11/9).

Menurutnya, KPI bisa mengawasi lembaga penyiaran lainnya agar bisa bersama-sama menjaga keutuhan NKRI.


PB Djarum Hentikan Audisi Bulu Tangkis, Wiranto: Nanti Ada Satu Konsep Baru

"KPI ternyata sama semangatnya, dengan adanya KPI ini lembaga pengawasan itu maka tentu akan mengawasi lembaga penyiaran lainnya untuk bisa masuk koridor kebersamaan bagaimana menjaga keutuhan NKRI," sebutnhya.

"Sehingga tadi sudah kita sepakati suatu saat kita secara periodik ada pertemuan antara Kemenko Polhukam dengan KPI dengan teman-teman wartawan dan lembaga penyiaran untuk sharing bagaimana cara kita untuk selalu menjaga sehatnya penyiaran di Indonesia," lanjut Wiranto.

Ketua KPI, Agung Suprio, mengatakan bahwa pertemuannya dengan Wiranto membahas masalah politik, hukum, dan keamanan.

"Jadi kami berkoordinasi dengan Pak Wiranto karena kami mempunyai tupoksi yang bersinggungan dengan tupoksi dari Menko Polhukam sehingga berkaitan masalah polhukam itu dapat diatasi secara sinergis," kata Agung.

Tidak Terima dengan Pernyataan Wiranto, Pigai Bilang, "Kalau Kita Tunduk Hidungnya..."

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata