logo


DPR Abaikan ICW dalam Proses Seleksi Capim KPK

ICW segera memberikan klarifikasi kenapa pihaknya tidak hadir saat proses seleksi capim KPK

11 September 2019 14:25 WIB

Proses seleksi capim KPK oleh DPR
Proses seleksi capim KPK oleh DPR Jawa Pos

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Proses seleksi calon kepemimpinan KPK di DPR mulai diselenggarakan Senin, (9/9). DPR RI kini telah mengumumkan 10 calon yang telah lolos seleksi.

10 nama calon tersebut adalah:

1. Alexander Marwata, Komisioner KPK


Jokowi Dikritik Tak Tegas Dalam Sikapi Revisi UU KPK, "Mestinya Sebagai Presiden..."

2. Johanis Tanak, Jaksa

3. Firli Bahuri, Anggota Polri

4. I Nyoman Wara, Auditor BPK

5. Sigit Danang Joyo, PNS Kementeri Keuangan

6. Roby Arya B, PNS Sekretariat Kabinet

7. Nurul Ghufron, Dosen

8. Nawawi Pomolango, Hakim

9. Luthfi Jayadi Kurniawan, Dosen

10. Lili Pintauli Siregar, Advokat

Di hari kedua seleksi, Selasa (10/9), tidak ada perwakilan dari ICW (Indonesia Corruption Watch) yang hadir. Justru Indonesia Police Watch yang turut menghadiri seleksi capim KPK di hari kedua itu.

Oleh karena itu, ICW segera memberikan klarifikasi kenapa pihaknya tidak hadir saat itu. Menurut ICW, DPR tidak begitu memperhatikan usulan-usulan yang diajukan oleh ICW.

"Berbagai temuan yang selama ini sudah diusulkan masyarakat sipil diharapkan dapat DPR ambil untuk bahan pertimbangan di proses seleksi capim itu, khususnya di fase fit n proper," jelas Kurnia Ramadhana, peneliti ICW saat dihubungi Republika, Rabu (11/9)

Kurnia mengaku bahwa Ia tidak ada undangan dari DPR ke ICW padahal undangan sudah dicetak oleh Komisi III DDPR. Kendati demikian, Kurnia masih berharap agar ke depannya KPK dan DPR dapat mewujudkan integritasnya untuk memerangi korupsi di Indonesia.

"Semoga benar-benar ada tindakan pemberantasan korupsi di masa depan. Rekam jejak kasus korupsi juga bisa direkam lebih jauh lagi oleh DPR. Semoga," terangnya.

UAS Sebut Penggemar Drama Korea Kafir, DPR: Jangan Mudah untuk Mengkafirkan Sesuatu

Halaman: 
Penulis : Aldila Arin