logo


Viral Video Perampokan di Rumah Makan Gratis, Ini Kronologinya

Aksi perampokan tersebut itu terjadi pada Jumat (23/8/2019) sekitar pukul 02.55 WIB.

11 September 2019 01:09 WIB

Ilustrasi.
Ilustrasi. Istimewa

BOGOR, JITUNEWS.COM - Belakangan ini beredar video aksi perampokan di Rumah Makan Gratis Ciangsana di Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Pemilik rumah makan, Aditya Prayoga, membenarkan adanya aksi perampokan bersenjata tajam tersebut. Aksi perampokan yang terekam kamera pengawas atau CCTV itu terjadi pada Jumat (23/8/2019) sekitar pukul 02.55 WIB.

Kala itu, sang pemilik rumah makan tengah beristirahat bersama istrinya di dalam warung. Kemudian dua karyawan dan satu anak yatim sedang berjaga di bagian depan warung.


Dihukum Kebiri Kimia, Predator Anak: Saya Pilih Mati Saja

"Saya lagi tidur di kamar sama anak istri dan di depan anak-anak yatim lagi baca Qur'an dan dua karyawan lagi main-main hp, jadi kita posisinya ada lima orang," kata Aditya seperti dilansir dari Kompas.com, Rabu (11/9).

Kemudian, datang empat orang berboncengan menggunakan dua sepeda motor dan berhenti di depan warung. Dua pelaku lalu turun dari motor dan menghampiri sambil menodongkan celurit ke arah korban. Korban yang ketakutan pasrah saat rampok mengambil ponselnya.

"Empat orang. Saya kira mereka mau minta makan karena pada lari-lari, eh ternyata dia langsung ngeluarin celurit panjang. Iya, kaget semua dan pada lari ketakutan karena pelaku nodongin senjata tajam ngancem gitu. Minta hp sama minta duit, satu karyawan saya jatuh dari kursi, mau dibacok bilangnya ampun bang jangan bacok aku, akhirnya enggak dibacok tapi dimintai hp sama duit. Duit enggak ada juga sama sekali karena belum gajian. Akhirnya perampoknya ambil 3 unit hp," jelasnya.

Aditya mengatakan bahwa uang rumah makan tidak diambil karena berada di dalam bersama istri dan anaknya.

"Alhamdulillah uang modal warung gratis enggak diambil karena saya enggak berani keluar, ngumpet di dalam. Saya lihat dari jendela karena ramai itu bawa senjata semua, apalagi (di dalam rumah) ada anak kecil," kata Aditya.

Aditya mengatakan akan membuat laporan ke Polsek Gunung PUtri. Ia berharap pihak kepolisian segera bertindak.

Tanpa Rasa Iba, Ibu ini Tega Habisi Nyawa Suami dan Anaknya

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata