logo


Demokrat: Kok Jadi Pemerintah yang Sibuk Menjadi Juru Bicara Esemka?

Pihak Istana membantah tudingan Partai Gerindra soal mobil Esemka

10 September 2019 18:30 WIB

Ketua Divisi Hukum dan Advokasi Demokrat, Ferdinand Hutahaean
Ketua Divisi Hukum dan Advokasi Demokrat, Ferdinand Hutahaean Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pihak Istana membantah tudingan Partai Gerindra yang menyebut bahwa mobil Esemka menggunakan komponen yang didatangkan dari China.

Penjelasan dari pihak Istana mendapat perhatian dari Kadiv Hukum dan Advokasi DPP Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean. Ferdinand mempertanyakan kenapa pemerintah sibuk menjadi juru bicara Esemka.

Ferdinand mengatakan bahwa pihak Esemka mengakui bahwa mobil Esemka murni milik swasta.


Peringatkan Pemerintahan Jokowi Agar Sabar dan Tak Putus Asa, SBY: Tak Ada Perjalanan......

"Ada apa koq jadi pemerintah yang sibuk menjadi juru bicara Esemka? Sudah jelas PT Solo M mengakui itu bukan mobil nasional dan 100% swasta. Untuk apa istana dan menteri jadi juru bicara swasta? Serahkan saja kepada PT SM untuk jelaskan," ujar Ferdinand seperti dilansir Jitunews dari akun Twitternya, Selasa (10/9).

Sebelumnya, Tenaga Ahli Kedeputian IV Kantor Staf Presiden (KSP) Ali Mochtar menanggapi tudingan dari Partai Gerindra soal mobil Esemka. Gerindra menuding mobil Esemka menggunakan komponen yang didatangkan dari China dan pabrik Esemka hanya menjadi tempat perakitan.

Ngabalin membantah tudingan Gerindra dengan menyebut bahan dasar pembuatan mobil berasal dari dalam negeri.

"Esemka, brand, dan komponen dasar, desain, dan sparepart (onderdil) oleh anak Indonesia. PT Solo Manufaktur Kreasi itu perusahaan swasta 100 persen anak negeri Indonesia," ucap Ngabalin, Sabtu (7/9).

"Mesti datang ke Boyolali untuk dilihat. Kenapa begitu, karena bahan kan dari Krakatau Steel, industri baja diambil dari Krakatau Steel. Kemudian modal, jangan lupa sparepart digunakan dari pasar (lokal) kan. Itu sebabnya teknologi umum, kalau kayak Esemka itu tidak gunakan sistem komputerisasi rumit," kata Ngabalin.

Ajak Dukung Pemerintahan Jokowi, AHY: Kita Gak Ingin Membentur-benturkan

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata