logo


Tingkat Hoaks Kian Menurun, Kominfo Kembalikan Akses Internet Papua

Jaringan internet di Papua berangsur pulih.

9 September 2019 20:02 WIB

Plt. Kepala Biro Humas Kementerian Kominfo, Ferdinandus Setu
Plt. Kepala Biro Humas Kementerian Kominfo, Ferdinandus Setu dok. Kominfo

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) kembali membuka blokir akses internet di Papua dan Papua Barat. Hal ini tak terlepas dari makin menurunnya hoax isu terkait Papua di dunia maya.

Plt Kepala Biro Humas Kementerian Kominfo Ferdinandus Setu menuturkan bahwa informasi hoaks, kabar bohong, ujaran kebencian, hasutan, dan provokasi terkait isu Papua mencapai puncaknya pada 30 Agustus dengan ditemukannya 72.500 url.

Baca juga: Padahal Punya 5 Kamera, Tapi Skor Nokia 9 PureView Justru Anjlok


Padahal Punya 5 Kamera, Tapi Skor Nokia 9 PureView Justru Anjlok

"Disampaikan pula bahwa sebaran informasi hoaks, kabar bohong, ujaran kebencian, hasutan dan provokasi terkait dengan isu Papua terus menunjukkan tren menurun sejak 31 Agustus 2019," katanya dalam siaran pers, Senin (9/9).

Seperi dilansir dari INETdetik, berdasarkan pantauan Kominfo distribusi hoaks tercatat di kisaran 42 ribu URL pada tanggal 31 Agustus. Angka itu terus menurun menjadi 19 ribu url pada 1 September, dan berikutnya 6.060 url berisikan hoax dan hasutan pada tanggal 6 September.

"Pemerintah kembali mengimbau kita semua untuk tidak menyebarkan informasi hoaks, kabar bohong, ujaran kebencian berbasis SARA, hasutan dan provokasi melalui media apapun termasuk media sosial, agar proses pemulihan kembali seluruh wilayah Papua dan Papua Barat cepat berlangsung," imbau Kominfo kata Ferdinandus, Senin (9/9).

Sri Mulyani Blak-blakan soal Anggaran Kesehatan, Capai Ratusan Triliun

Halaman: 
Penulis : Kesdik Bayu