logo


Sri Mulyani Blak-blakan soal Anggaran Kesehatan, Capai Ratusan Triliun

Bendahara Negara itu mengungkap nilai anggaran kesehatan meningkat 106,2 persen.

9 September 2019 19:12 WIB

sri mulyani dan jokowi
sri mulyani dan jokowi monitor.co.id monitor

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengklaim pemerintah telah banyak berinvestasi untuk memperbaiki kondisi sistem kesehatan nasional. Terbukti dengan alokasi wajib 5 persen terhadap anggaran nasional untuk kesehatan.

Hal itu diungkapkan Sri Mulyani dalam artikel yang ditulisnya pada Senin (9/9). Dalam artikel tersebut, Bendahara Negara itu memaparkan anggaran kesehatan dalam kurun lima tahun.

Baca juga: Mahasiswa Papua ke Komnas HAM: Asrama Dilempar Ular Dua Karung


Tidak Dilirik Investor Cina, Jokowi Salahkan Birokrasi Perizinan Indonesia

Menurut dia, total pengeluaran anggaran untuk kesehatan meningkat secara substansial dalam lima tahun terakhir. Pada 2014, anggaran untuk sektor kesehatan tercatat senilai Rp59,7 triliun, sedangkan pada 2019 anggaran meningkat menjadi Rp123,1 triliun atau melonjak peningkatan 106,2 persen.

Pada tahun 2020, anggaran sektor kesehatan yang dialokasikan akan mencapai Rp132,2 triliun, yang 13 persen lebih tinggi dari anggaran tahun ini.

"Tidak lagi masuk akal untuk berpendapat bahwa pengeluaran kesehatan adalah murni konsumsi, tetapi pengeluaran kesehatan berkinerja tinggi adalah investasi yang menguntungkan ekonomi," ungkapnya dalam artikel tertulis, Senin (9/9).

Seperti dilansir dari CNNIndonesia, Sri Mulyani juga menilai bahwa kesehatan merupakan faktor strategis untuk meningkatkan produktivitas dan memperkuat pasar tenaga kerja. Dalam jangka panjang, ini akan mendorong pertumbuhan ekonomi dan menjaga kesinambungan fiskal. Sektor kesehatan juga merupakan investasi penting untuk pengembangan sumber daya manusia.

PKS Desak Jokowi Perbaiki BPJS

Halaman: 
Penulis : Kesdik Bayu