logo


UAS Sebut Penggemar Drama Korea Kafir, DPR: Jangan Mudah untuk Mengkafirkan Sesuatu

Ace mengimbau untuk berdakwa dengan mengedepankan ajaran kebaikan

9 September 2019 16:49 WIB

Politisi Partai Golkar, TB Ace Hasan Syadzily
Politisi Partai Golkar, TB Ace Hasan Syadzily Jitunews/Khairul Anwar

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ustaz Abdul Somad (UAS) menyebut bahwa penikmat drama Korea adalah bagian dari kafir.  Wakil Ketua Komisi VIII, Ace Hasan Syadzily, menilai pernyataan UAS tersebut kurang tepat.

"Kurang tepat menempatkan soal kafir mengkafirkan dalam konteks menilai budaya," kata Ace kepada wartawan, Senin (9/9/2019).

Ace meminta untuk tidak gampang mengkafirkan sesuatu yang belum memiliki rujukan. Menurut politikus Golkar ini, terminologi kafir tidak tepat digunakan dalam konteks budaya.


Mobil Esemka Kena Nyinyir Gerindra, Golkar: Tak Punya Prestasi ya Hanya Bisa Nyinyir

"Jangan mudah untuk mengkafirkan sesuatu yang belum memiliki rujukannya. Sepengetahuan saya, kata kafir sebagai terminologi agama tidak tepat diletakkan dalam konteks menilai budaya tertentu. Apalagi ini hal yang menyangkut budaya pop, seperti film Korea," ujarnya.

Ace mengatakan bahwa saat ini Indonesia tengah mengalami penetrasi budaya dari negara lain.

"Di era globalisasi ini, kita memang sedang mengalami proses penetrasi budaya melalui film dari berbagai negara, termasuk dari Korea Selatan dan negara-negara lainnya, seperti Hollywood dari Amerika Serikat, Bollywood dari India, dan lain-lain. Apakah juga artinya kita juga harus mengkafirkan masuknya film-film tersebut?" tutur Ace.

UAS Sebut Penonton Drama Korea Kafir, Netizen: Semangat Terus Tadz, Supaya Tetep Eksis

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata