logo


Wow! Ini Nasib Dunia di Era Digital

Di masa depan, internet akan berada di mata kita.

9 September 2019 10:50 WIB

(Sumber: https://www.medgadget.com/2018/10/smart-contact-lenses-market-growth-opportunities-2018-2023-samsung-sony-alcon-google-sensimed-sa-etc-key-manufactures.html)
(Sumber: https://www.medgadget.com/2018/10/smart-contact-lenses-market-growth-opportunities-2018-2023-samsung-sony-alcon-google-sensimed-sa-etc-key-manufactures.html)
dibaca 93 x

Teknologi pada abad ke-20 mengalami perubahan yang sangat signifikan, salah satunya teknologi yang dikembangkan oleh google bernama google smart contact lens. Google Smart contact lens adalah teknologi berbentuk softlens yang fungsinya berguna dalam bidang kesehatan.

Google smart contact lens saat ini hanya bisa mengukur kadar gula darah, kadar urea darah dan kadar alkohol dalam tubuh penggunanya. Namun, tak dapat ditutup kemungkinan jika kelak fungsi dari softlens ini di-upgrade menjadi lebih luas.

Salah satu ilmuan berpendapat, “di masa depan, internet akan berada di mata kita. Ketika softlens digunakan kemudian mengedip dan kamu akan beralih online,” kata Michio Kaku.


Rudiantara Pimpin Diskusi Digital ASEAN di WEF 2019

Pendapat Michio Kaku tidak dapat dielak lagi jika suatu saat nanti sebuah softlens dapat menggantikan smartphone.

Kemungkinan tahun 2025 google smart contact lens ini bisa merekam setiap detik kegiatan yang dilakukan, mendeteksi setiap benda yang dilihat, mengganti teknologi gps dan menjadi teknologi yang lazim dipakai seperti halnya handphone.

Inovasi ini menerapkan cara kerja hologram yaitu teknik yang memungkinkan cahaya dari suatu benda yang tersebar direkam dan kemudian dikumpulkan sehingga objek seolah-olah berada pada posisi yang relatif sama dengan media rekaman yang direkam.

Sangat menguntungkan ketika merindukan seseorang yang telah tiada, hanya dengan membuka memory lama dan kemudian memutar kembali kenangan saat bersama seakan-akan sesorang itu masih hidup, berdiri tegak didepan seperti nyata.

Menerapkan fitur video call seperti bicara langsung layaknya mengobrol di suatu kafe. Dan saat ingin pergi ke suatu tempat dengan petunjuk gps dan bisa mendeteksi setiap jalan yang dilewati.

Hal ini bukan sebuah ide gila, karena saat ini telah ada teknologi virtual reality dan augmented reality yang tersebar dikalangan masyarakat. Bukan hanya itu, sekarang telah banyak perusahan mempresentasikan gambaran dunia tahun 2035 semua serba Virtual. Untuk sekarang kita hanya tinggal menunggu kabar akan diriliskan sebuah softlens 4.0.

(radatunnazriah, ridwan siskandar)

source : medgadget.com

Ditulis oleh: Rada Tunnazriah

*Tulisan ini adalah 'Suara Kita' kiriman dari pembaca. Jitunews.com tidak bertanggung jawab terhadap isi, foto maupun dampak yang timbul dari tulisan ini. Mulai menulis sekarang.

Majukan Startup Digital, Bekraf Berkolaborasi dengan Korea Selatan

Halaman: 
Admin : Vicky Anggriawan