logo


Desak Menteri Jokowi Mundur Massal, Fahri Hamzah: Mental ABS dan Feodal

Simak berita selengkapnya

8 September 2019 18:42 WIB

Fahri Hamzah.
Fahri Hamzah. dpr.go.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah menyindir kabinet Jokowi yang tidak paham dalam mengelola negara dan ekonomi.

Hal ini dipicu saat Jokowi marah kepada kabinetnya lantaran perusahaan asal China justru memilih negara lain untuk melakukan investasi. Bahkan, dari 33 perusahaan yang keluar dari China tak satu pun yang masuk ke Indonesia.

Baca Juga: Bangun Komunikasi dengan Warga Papua, Panglima TNI: Sakitnya Bapak Ibu, Sakitnya Saya Juga


Fahri Hamzah Sebut Revisi UU KPK Atas Permintaan Internal KPK

Gerinda Pertanyakan Keaslian Mobil Esemka, Istana Jawab, "di Mana Masalahnya Mobil Ini?"

"Mental ABS dan feodal tidak bikin prestasi apa-apa. Semua fatamorgana," tulis Fahri di laman Twitternya (7/9).

Sehingga seharusnya Jokowi membuat kabinet mundur massal. Pasalnya, kelakuannya sok yakin, tapi ternyata tidak ada kebijakan yang dapat meyakinkan investor untuk berpatner.

"Malah yang datang adalah rentenir. Hutang tambah banyak dan anak cucu kita akan menanggung," imbuhnya.

Mobil Esemka Dikira Jiplak Mobil China, Netizen: Gakpapa, Toh Hidup Ini Menang Harus Jiplak

"Semua kata kuncinya ada di kabinet yang dipimpin presiden jokowi. Karena leadership negara yang dapat menggerakkan birokrasi dan seluruh struktur dan sumber daya negara ada di sana. Jadi biang keroknya ada di kabinet. Jangan cari di tempat lain! Wallahualam," tukasnya.

Tanggapi Ketua KPK, Fahri Hamzah: Ekspresi Frustrasi

Halaman: 
Penulis : Nugroho Meidinata