logo


Ruki Bantah Tudingan Arsul Sani soal Revisi UU KPK

Ruki menegaskan kala itu, justru pihaknya tak setuju revisi UU KPK.

7 September 2019 20:26 WIB

Taufiqurrahman Ruki
Taufiqurrahman Ruki istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Mantan Plt Ketua KPK, Taufiequrrachman Ruki membantah tudingan anggota Komisi III DPR, Arsul Sani yang menyebut pimpinan KPK pada periodenya sebagai inisiator revisi UU KPK. Ruki menegaskan kala itu, justru pihaknya tak setuju revisi UU KPK.

Ruki mengatakan ketidaksetujuan revisi UU KPK bahkan disampaikan dalam surat jawaban pimpinan KPK atas surat Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang meminta pendapat dan pandangan KPK mengenai revisi UU KPK. Dalam surat itu, kata dia, tak pernah ada usulan dari pihaknya kepada pemerintah untuk merevisi UU KPK.

"(Surat itu) ditandatangani kami berlima. Tidak cuma Taufik sendiri, tapi lima pimpinan. Apa jawaban kami terhadap surat itu? Pertama pada prinsipnya kami pimpinan KPK tidak setuju keinginan beberapa anggota DPR untuk merevisi UU KPK," kata Ruki kepada wartawan, Sabtu (7/9/2019).


Soal Revisi UU KPK, DPR Akan Tunduk Jika Jokowi Lakukan Hal Ini

Ruki mengatakan, kala itu pimpinan KPK juga menyarankan agar pemerintah dan DPR merevisi dan harmonisasi UU nomor 31 tahun 1999 tentang Tipikor, KUHP, dan KUHAP sebelum merevisi UU KPK. Menurut dia, UU tersebut lebih urgen untuk direvisi.

"Jadi sebelum UU nomor 30 tahun 2002 diubah, pemerintah ubah ini (UU nomor 31/1999, KUHP, dan KUHAP) dulu," jelasnya.

Andre Rosiade Pertanyakan Mobil Esemka Asli Buatan Indonesia atau Tiongkok

Halaman: 
Penulis : Kesdik Bayu