logo


Indonesia Turut Peringati Program Dunia PBB di Makassar

Program dunia ini adalah satu program milik UNESCO PBB di bidang pendidikan

7 September 2019 13:51 WIB

Mendikbud Muhadjir Effendy
Mendikbud Muhadjir Effendy ANTARAfoto

MAKASSAR, JITUNEWS.COM - Untuk memperingati Hari Aksara Internasional tingkat nasional 2019 di lapangan Karebosi, Makassar, Sulawewi Selatan, Sabtu (7/9), Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy mengatakan bahwa gerakan literasi itu sudah diwajibkan dalam Islam dan merupakan sunnah Rasul.

"Pemberantasan buta huruf bisa dihilangkan dengan gerakan literasi bila kita mau melakukan pendekatan profetik dan keagamaan. Selain sudah diwajibkan oleh Islam, Rasul juga mensunahkannya," ujarnya.

Muhajir menambahkan bahwa semua agamanya sudah ada kebaikan dan ajarannya masing-masing. Namun, saat Nabi Muhammad SAW menerima wahyu Allah merupakan salah satu hal literasi.


Beasiswa, Program Sederhana Penyelamat Bangsa

"Saat Rasullah berkhalwat di Gua Hiro, Allah menurunkan wahyu ke Nabi Muhammad melalui Malaikat Jibril. Nah, Nabi Muhammad saat itu juga diminta membaca, Iqra, bacalah, jadi dasarnya gerakan literasi," imbuhnya.

Memasuki era baru yang sudah matang dengan kecanggihan segala bidang, Muhadjir berharap budaya literasi juga bisa diterapkan di bidang digital, finansial, kebudayaan, kewarganegaraan, dan bidang-bidang lain yang masih bisa disangkutpautkan dengan literasi.

"Tapi saya kira ngga cukup hanya membina manusia untuk bias sekedar baca tulis saja ya. Pokoknya harus betul-betul bisa memanfaatkan kemampuan literasinya untuk memecahkan kehidupan sehari-hari khususnya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara," harapnya.

Lahirnya Hari Aksara Internasional untuk selalu diperingati oleh negara-negara keanggotaan PBB termasuk Indonesia adalah hasil dari Kongres UNESCO. UNESCO ingin memberantas buta huruf karena berdasarkan data terakhir, lebih dari 40% warga dunia adalah buta aksara. Setelah disahkan di Tehera, Iran, 1996, kini Hari Aksara Internasional diperingati di seluruh dunia.

Ditunjuk Ibu Menteri sebagai Kaki Tangannya, UNS Resmikan Prodi Baru

Halaman: 
Penulis : Aldila Arin