logo


Selesaikan Konflik, Indonesia dan Malaysia Saling Meminta Maaf lewat Surat

Imam berinisiatif meminta maaf terlebih dahulu kepada Malaysia dan mengungkit kesalahan Malaysia dulu saat SEA GAMES 2017.

6 September 2019 14:56 WIB

Menpora, Imam Nahrawi meminta maaf kepada Menteri Belia Sukan Malaysia, HE Syed Saddiqq Syed Abdul Rahman
Menpora, Imam Nahrawi meminta maaf kepada Menteri Belia Sukan Malaysia, HE Syed Saddiqq Syed Abdul Rahman Bola-tempo.co

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pada saat SEA GAMES 2017, Malaysia menghina Indonesia dengan membalikan bendera merah putih milik Indonesia. Belum ada permintaan maaf dari Malaysia, Indonesia ganti balas Malaysia dengan melempar suar pada saat kualifikasi Piala Dunia 2022 di SUGBK.

Dengan segera, Perwakilan dari Kementerian Pemuda dan Olahraga Indonesia, Imam Nahrawi segera mengirim surat dan bertemu dengan  Menpora Malaysia, Syed Saddiq Abdul rahman untuk menyelesaikan konflik ini.

Pertemuan yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) ini disambut baik oleh perwakilan menteri dari Malaysia, Abdul. Pasalnya Imam berinisiatif meminta maaf terlebih dahulu kepada Malaysia dan mengungkit kesalahan Malaysia dulu saat SEA GAMES 2017.


Bos Taksi Malaysia Tuding Pemerintah RI Penyebab Kemiskinan, Kemkominfo Angkat Bicara

"Kami atas nama Pemerintah dan bangsa Indonesia meminta permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Malaysia atas ketidaknyamanan dan ketidaksengajaan ini. Bangsa kita adalah serumpun jadi sudah sewajarnya saling memaafkan, menghargai dan menguatkan satu sama lain. Semoga kejadian ini menjadi insiden terakhir di dunia sepak bola dan dapat menjadi pelajaran bagi semua pihak," tulis Imam melalui suratnya yang dilansir Republika, Jumat, (6/9).

Masih dilansir dari Republika, begini balasan Abdul untuk Indonesia,

"Kami sampaikan terima kasih atas pendirian tegas Pak Imam, sudah pastikan keadilan segera datang. Dia juga terhubung dengan polisi untuk setiap tindakan tegasnya. Kita pastikan Malaysia dan Indonesia akan tetap bersahabat walaupun tindakan tegas harus diambil. Sudah sepatutnya memang negara serumpun hidup rukun bersama," balasnya.

Bek Timnas Indonesia Pede Bisa Libas Malaysia di GBK

Halaman: 
Penulis : Aldila Arin