logo


Jokowi Diberi Nasehat: Ketimbang Naikan Iuran BPJS, Lebih Baik Pecat Menteri ...

"Suruh dia pecahkan masalahnya. Kalau enggak bisa barulah naikkan. Tetapi menaikkan itu adalah opsi paling terakhir. Ganti dulu menterinya,".

5 September 2019 20:24 WIB

Joko Widodo / Jokowi
Joko Widodo / Jokowi Instagram

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pengamat Politik Hendri Satrio, mengkritisi rencana pemerintah menaikkan Iuran BPJS Kesehatan dan tarif dasar listrik (TDL). Bahkan, ia menyebut kenaikan iuran BPJS dan tarif Listrik jauh lebih penting ketimbang membeli mobil dinas baru Menteri kabinet kerja jilid II, pemerintahan Presiden Jokowi.

Menurutnya, hal tersebut merupakan yang bisa dalam politik, ketika sudah terpilih maka perlahan harga-harga dinaikkan.

Baca juga: Mantan Petinggi BIN Sebut Ada Campur Tangan Negara Besar di Kerusuhan Papua


Mantan Petinggi BIN Sebut Ada Campur Tangan Negara Besar di Kerusuhan Papua

"Di politik memang begitu, ketika baru kepilih harga-harga naik, tetapi kalau ada pemilihan lagi ya diturunkan harganya," jelas Hendri sebagaimana dikutip dari WartaEkonomi, Kamis (5/9).

Lanjutnya, ia mengatakan untuk kenaikan BPJS Kesehatan dan TDL memang merepotkan. Menurutnya, pemerintah seharusnya ada opsi lain sebelum menaikan iuran.

"Kalau naikkan harga itukan cara paling mudah ya. Jangan kayak gitu dong," ucapnya.

Ia menyarankan sebaiknya presiden mengganti dulu menteri-menteri yang terkait dalam persoalan tersebut.

"Suruh dia pecahkan masalahnya. Kalau enggak bisa barulah naikkan. Tetapi menaikkan itu adalah opsi paling terakhir. Ganti dulu menterinya," tegasnya.

Jokowi Ingin Gelar Sayembara Nama Ibu Kota Baru, Netizen: Males, Hadiahnya....

Halaman: 
Penulis : Kesdik Bayu