logo


BI Diminta Konsisten Soal Kebijakan Nilai Tukar Rupiah

Perbaikan ekonomi Amerika membuat banyak bermunculan spekulasi.

11 Maret 2015 16:03 WIB


JAKARTA JITUNEWS.COM - Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS terus melorot, rupiah kini berada di level Rp 13.230 per dolar. Hal ini memmbuat mantan Gubernur Bank Indonesia era SBY, Darmin Nasution memberikan pendapatnya. Menurutnya BI harus konsisten dalam menempuh kebijakan untuk menyehatkan rupiah.

"Begini, kurs itu kan ada yang dipengaruhi oleh sentimen pasar, hiruk-pikuk informasi, ada juga yang disebabkan oleh fundamental. yang penting dilakukan itu dengan konsisten, tidak sekadar mengintervensi pasar, tapi bisa dalam bentuk pembelian Surat Utang Negara. Diperlukan beberapa kebijakan untuk kurs itu," tuturnya di jakarta pada Rabu (11/3).

Menurutnya ada sentimen pasar keuangan luar negeri terkait bangkitnya perekonomian Amerika selama dua tahun terakhir. Perbaikan ekonomi Amerika membuat banyak bermunculan spekulasi, The Fed  bahkan menaikan suku bunga acuannya lebih cepat dari yang diprediksi sebelumnya. Tersiar kabar bahwa pekan depan The Fed akan menaikan suku bunga acuannya merespon data pekerja Amerika yang menunjukkan respon positif.


Pemerintah Tetapkan 3 Kebijakan Lanjutan Turunkan Tarif Tiket Pesawat

Sebelumnya Kementerian Keuangan, Bambang Brodjonegoro mengumumkan langkah strategis pemerintah terkait pelemahan rupiah. Setidaknya ada delapan strategi yang akan berdampak untuk menyehatkan nilai tukar rupiah, salah satunya ada menegakkan UU Mata Uang. Hal ini yang diingatkan Darmin untuk dilakukan dengan konsisten. 

Menko PMK Bahas Rencana Kerja dan Anggaran Tahun 2020

Halaman: 
Penulis : Andi Dwijayanto, Vicky Anggriawan