logo


"Menurutmu Pindah Ibu Kota Seperti Pindah Kos?"

Simak berita selengkapnya

5 September 2019 16:45 WIB

Kalimantan Timur
Kalimantan Timur Instagram

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Budayawan Emha Ainun Nadjib alias Cak Nun menannggapi keputusan pemerintah untuk memindahkan ibu kota dari Jakarta ke Provinsi Kalimantan Timur.

Menurutnya, keputusan tersebut terlalu gegabah. Seharusnya pemimpin melibatkan rakyat sebelum memutuskan karena hal tersebut bukan masalah sepele.

Baca Juga: Dikenal Urusi Banyak Hal, Pengamat: Pak Luhut Ini Menteri Super


Sebut Pemindahan Ibu Kota Bertentangan dengan Pancasila, Netizen ke FPI, "Tunjukkan Buktinya!!"

Kritisi BPJS dan Listrik Naik, Netizen ke Andre, "Wah Pak Andre Ketinggalan Zaman, Janji Jokowi Kan...."

"Maka jangan seenaknya, tanya dulu ke rakyat kalau mau bertindak. Jangan cuma bergaya pencitraan terus. Tanya dulu kalau ada apa-apa, mau pindahin orang segitu banyaknya, tanya dulu, bikin diskusi publik, tanya ke universitas, forum rektor, di setiap kampus disuruh diskusi, tanya ke masjid-masjid, ke gereja-gereja," ujar Cak Nun seperti yang telah diwartakan Suara.com (5/9).

Ia berujar dengan adanya pemindahan ibu kota ini akan menimbulkan dampak yang berkesinambungan. Maka dari itu, hal tersebut harus dipikir matang-matang sebelum diputuskan.

"Menurutmu pindah ibu kota seperti pindah kos? Begitu banyak multi efek yang akan ditimbulkan dan harus kita hitung sematang-matangnya. Ini Republik Indonesia bukan Singapura, bukan sebuah kecamatan, Indonesia itu luas sekali," tukasnya.

Tuding Ibu Kota Baru Erat Kaitannya dengan Tiongkok, PKB ke Amien Rais, "Darimana Dasarnya?"

Halaman: 
Penulis : Nugroho Meidinata