logo


Usul ke Anies Baswedan, Demokrat Ingin Sepeda Motor Kena Sistem Ganjil Genap

Ferdinand mengatakan bahwa sepeda motor juga sebagai penyumbang polusi tertinggi di Jakarta

5 September 2019 16:09 WIB

Kadiv Advokasi dan Bantuan Hukum DPP Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean
Kadiv Advokasi dan Bantuan Hukum DPP Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Kadiv Hukum dan Advokasi DPP Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean, mengatakan bahwa sepeda motor juga sebagai penyumbang polusi tertinggi di Jakarta.

Ferdinand kemudian mempertanyakan kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kenapa sepedat motor tidak kena sistem ganjil genap seperti mobil.

"Di Jakarta jumlah sepeda motor mungkin lebih dari 14 juta unit dengan pertumbuhan rata-rata 5 ribu unit/hr. Motor juga diyakini salah satu penyumbang polusi tertinggi di Jakarta. Tingginya motor ini karena transportasi umum tidak menarik bagi rakyat Jakarta. Lantas mengapa Motor tidak kena ganjil genap? @aniesbaswedan," ujar Ferdinand seperti dilansir Jitunews dari akun Twitternya, Kamis (5/9).


Ditangkap KPK,  Bupati Bengkayang Langsung Dipecat Demokrat

Menurutnya, jika ingin membiasakan masyarakat untuk menggunakan angkutan umum maka yang disasar pertama adalah pengguna sepeda motor bukan mobil.

"Jika @DKIJakarta ingin merubah kebiasaan rakyat supaya menggunakan angkutan umum, maka yang disasar pertama adalah pengguna sepeda motor bukan pengguna mobil," ujarnya.

Ferdinand mengimbau untuk mengenakan kebijakan ganjil genap ke pengguna sepeda motor.

Gerindra Dukung Anies Baswedan yang Izinkan PKL Dagang di Trotoar

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata