logo


Iuran BPJS Fix Naik, Moeldoko Bilang, "Sehat Itu Mahal, Perlu Perjuangan"

Simak berita selengkapnya

5 September 2019 16:01 WIB

Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko
Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko buka suara soal keputusan pemerintah yang menaikkan iuran BPJS Kesehatan per 1 Januari 2020.

Ia berujar sehat adalah mahal. Maka dari itu perlu perjuangan. Selain itu, kenaikan tarif BPJS ini agar membuat masyarakat agar tidak manja sehingga membuat orang ingin menjaga kesehatannya.

Baca Juga: Desak Jokowi Cabut dan Tolak Hasil Capim KPK, Partai Berkarya: Sangat Diragukan Integritasnya


BPJS Kesehatan Antara Harapan dan Beban, Saatnya Transformasi

Masyarakat Papua Kagum Saksikan Latihan PPRC TNI tahun 2019

"Semua masyarakat harus memahami itu (kenaikan tarif BPJS). Jangan mengembangkan sehat itu murah, nanti repot. Sehat itu mahal, perlu perjuangan," ujar Moeldoko di Kantor Staf Kepresidenan, Jakarta (4/9).

"Kalau sehat itu murah, orang menjadi sangat manja, tidak mau mendidik dirinya untuk menjadi sehat. Sehat itu perlu perjuangan, perlu olahraga, perlu ngurangi rokok, kan begitu," sambungnya.

Pada kesempatan itu pula, ia mengatakan Presiden Jokowi telah memerintahkan BPJS untuk memperbaiki manajemen BPJS.

Tuding Ibu Kota Baru Erat Kaitannya dengan Tiongkok, PKB ke Amien Rais, "Darimana Dasarnya?"

"Termasuk bagaimana bangun sistem lebih efisien, lebih efektif. Jadi dua-duanya akan dibenahi. Karena memang secara itung-itungan selama ini BPJS tidak pernah mencukupi," katanya.

"Oleh karena itu, caranya harus naik. Yang kedua memang presiden sudah beberapa kali memberikan penekanan untuk segera pembenahan dari sisi manajerial. Dua-duanya akan berjalan dengan seiring," tukasnya.

Moeldoko Ungkap Nama Tokoh yang Otaki Kerusuhan Papua, Siapa?

Halaman: 
Penulis : Nugroho Meidinata