logo


Uji Jalan B30, Kementerian ESDM: Lebih Hemat, Emisi Lebih Bagus

Road Test B30 sudah menempuh sekitar 80 persen perjalanan

5 September 2019 14:56 WIB

Kepala Badan Litbang ESDM, Dadan Kusdiana
Kepala Badan Litbang ESDM, Dadan Kusdiana Kementerian ESDM

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Kementerian ESDM melalui Badan Penelitian dan Pengembangan Energi dan Sumber Daya Mineral (Badan Litbang ESDM) bekerja sama dengan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) kembali melakukan sosialisasi Road Test (Uji Jalan) B30 (campuran 30 persen biodiesel pada bahan bakar solar) yang digunakan pada kendaraan bermesin diesel di Jakarta, Kamis (5/9).

Kepala Badan Litbang ESDM, Dadan Kusdiana mengungkapkan bahwa Road Test B30 sudah menempuh sekitar 80 persen perjalanan.

"Sudah berjalan 80%. Kalau target mobil penumpang 50.000 km, sekarang sudah (menempuh) 42.000 km. Untuk yang mobil niaga, mobil besar, targetnya 40.000 km sekarang sudah 30.000-an km," jelas Dadan.


Ini Alasan Kementerian ESDM Naikkan Harga Biodiesel

Dadan menegaskan, Menteri ESDM mengamanatkan uji jalan B30 ini untuk memastikan bahwa kinerja kendaraan tidak boleh berkurang signifikan antara penggunaan B20 dan B30. "Biaya operasi dan pemeliharaan juga tidak boleh berubah banyak," ungkapnya.

Lebih lanjut Dadan menyampaikan dari hasil uji coba sementara, tidak ditemukan masalah yang signifikan pada unit kendaraan yang diuji coba terkait dengan performa mesin kendaraan, oli, serta emisi gas buang. Bahkan, untuk konsumsi bahan bakar, hasilnya di luar perkiraan, yaitu lebih hemat dari yang diperkirakan.

Kemarau, Kementerian ESDM Bikin 8 Sumur Bor di Karawang

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata