logo


Merinding! Ini Mitos Tali Pocong yang Bikin Heran

Kenapa mereka mengambil tali pocong?

5 September 2019 15:00 WIB

ilustrasi
ilustrasi
dibaca 7561 x

ilustrasi

Cerita mistis memang tak pernah ada habisnya. Pernahkah kalian mendengar kasus mayat yang hilang dicuri? Atau kasus kuburan yang digali lagi? Hal tersebut terkadang membuat kita terheran-heran, untuk apa mereka menggali kuburan orang mati. Ternyata mereka melakukan itu hanya demi tali pocong. Kenapa mereka mengambil tali pocong? Simak terus mitos tentang tali pocong yang dapat membuatmu terheran-heran ini.

Tali pocong lupa dilepas


Jika Kamu Mencium Bau Ini, Hati-hati Mungkin Genderuwo Mengawasimu!

ilustrasi

Mungkin sudah tak sedikit dari kita yang tahu ketika akan menguburkan mayat secara Islam, talinya harus dilepas. Terdapat mitos yang sudah dipercayai dikalangan masyarakat, bila tali lupa untuk dilepaskan maka pocong akan bergentayangan. Orang-orang percaya bila tali lupa dilepas maka arwah juga tidak bisa lepas. Akhirnya mereka bergentayangan hingga 40 hari di sekitar kampung untuk melepaskan tali pocongnya.

Kebal serangan benda tajam

Konon katanya tali pocong membuat seseorang kebal dari senjata tajam. Menurut salah satu ahli supranatural, tapi ini hanya sebagai syarat dari sang guru. Nantinya tali tersebut diberi mantera oleh sang guru hingga menjadi sakti. Bila sudah sakti, tali tersebut membuat orang kebal terhadap benda tajam. Syarat yang diberikan sang guru berbeda-beda, seperti mencuri tali pocong atau kain kafan dari mayat yang meninggal pada hari tertentu. Hingga syarat berhubungan badan dengan mayat.

Pesugihan

ilustrasi

mitos pesugihan dengan tali pocong masih sering terdengar. Masalah ekonomi masih menjadi pokok perkara banyak orang diberbagai penjuru negeri. Kenaikan harga tak diimbangi bersama kenaikan upah, yang kemudian membuat sebagian orang memilih jalan pintas. Konon pesugihan tersebut tidak membutuhkan tumbal. Hanya membutuhkan keberanian menggali makam orang yang baru meninggal beberapa hari. Kemudian mengambil semua talinya.

Tali pocong Selasa Legi

Konon mayat yang meninggal pada selasa legi memiliki kekuatan mistik yang kuat. Banyak masyarakat juga mempercayainya. Sehingga setiap keluarga yang meninggal pada Selasa Legi, para kerabat akan berjaga di makam saat malam hari. Tindakan tersebut dilakukan guna melindungi jasad si mayat agar kuburnya tidak digali oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Biasanya tali pocong Selasa Legi digunakan sebagai jimat.

Pelet

ilustrasi

Kasus pencurian tali pocong memang nyata terjadi, bukan hanya di pulau Jawa saja. Hingga ke berbagai penjuru negeri. Pengakuan seorang mantan penganut ilmu hitam, dia mengumpulkan tali pocong dan dirawat dengan memberi sesaji secara rutin. Koleksi tali pocong ini biasa digunakan untuk memikat banyak wanita. Pastinya dia lebih mudah memikat hati seorang wanita, berbekal koleksi tali pocong pemikat wanita. Tapi pengoleksi tali pocong semasa hidupnya tidak akan merasa tenang. Dia selalu merasa dikejar-kejar sesuatu.

Kesemua mitos tadi hingga saat ini masih saja terjadi. Dengan bukti banyak mayat yang kehilangan talinya. Bukan hanya hantu pocong saja yang meresahkan. Namun juga sikap orang-orang yang masih percaya pada mitos-mitos tersebut juga meresahkan. Bagaimana pendapatmu?

Ditulis oleh: Rizky Pratama

*Tulisan ini adalah 'Suara Kita' kiriman dari pembaca. Jitunews.com tidak bertanggung jawab terhadap isi, foto maupun dampak yang timbul dari tulisan ini. Mulai menulis sekarang.

Kerap Alami Pertanda Ini? Bisa Jadi Tuyul Sedang Berkeliaran di Rumah Kamu

Halaman: 
Admin : Aurora Denata