logo


Tidak Dilirik Investor Cina, Jokowi Salahkan Birokrasi Perizinan Indonesia

Jokowi berujar bahwa faktor utama pemicu Cina tidak melirik Indonesia adalah lambannya sistem birokrasi dan perizinan pembangunan pabrik baru.

5 September 2019 09:41 WIB

Jokowi di rapat terbatas
Jokowi di rapat terbatas Mercinews

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Data dari Bank Dunia menunjukan bahwa pada tahun 2019 ada 33 ekspansi perusahaan Cina namun tak satupun yang memilih Indonesia sebagai target proyeknya. Dari 33 perusahaan tersebut, 23 memilih Vietnam sebagai target lokasi pabrik baru dan 10 lainnya memilih Malaysia, Thailand dan Kamboja.

Pada rapat terbatas di Kantor Presiden, Rabu (4/9), Jokowi sangat menyesal kenapa Indonesia tidak masuk dalam hitungan Perusahaan Cina itu,

"Ya sudahlah mau bagaimana lagi, mungkin kita masih punya beberapa persoalan yang harus segera diselesaikan," tuturnya.


Jokowi: Kinerja KPK Jangan Diukur dari Berapa Banyak yang Ditahan

Jokowi pun menambahkan bahwa faktor utama pemicu Cina tidak melirik Indonesia adalah lambannya sistem birokrasi dan perizinan pembangunan pabrik baru. Jokowi mulai membandingkan dengan Vietnam yang hanya butuh waktu 2 bulan proses perizinan, tidak seperti Indonesia yang memerlukan proses berbulan-bulan. Penyesalan Jokowi bertambah ketika Ia mulai mengingat 2 tahun lalu, 2017, dari 73 perusahaan yang akan membuka pabrik baru di luar negeri, hanya 10 diantaranya yang melirik Indonesia, 43 lainnya memilih Vietnam sebagai pabrik barunya, 11 diantaranya memilih Thailand dan sisanya memilih Filipina,

"Ngga ada faktor lain. Cuma satu itu kendalanya. Makanya saya sedang kumpulkan beberapa regulasi," imbuhnya.

Jokowi ke Menteri: Kita Ini Jangan Kayak Pejabat Minta Dilayani

Halaman: 
Penulis : Aldila Arin