logo


Tuding Ibu Kota Baru Erat Kaitannya dengan Tiongkok, PKB ke Amien Rais, "Darimana Dasarnya?"

Simak berita selengkapnya

4 September 2019 20:26 WIB

Amien Rais saat ditemui pada aksi 4 November di Jalan Ir H Juanda Raya, Jakarta Pusat, Jumat (4/11/2016).
Amien Rais saat ditemui pada aksi 4 November di Jalan Ir H Juanda Raya, Jakarta Pusat, Jumat (4/11/2016). Jitunews/Rezaldy

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Wakil Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Jazilul Fawaid menanggapi pernyataan Amien Rais yang mengatakan pemindahan ibu kota ke Kalimantan Timur merupakan rencana pengambilalihan kedaulatan Indonesia oleh Tiongkok.

Fawaid meminta Amien Rais untuk tidak membuat kesimpulan sendiri terkait rencana pemindahan ibu kota tersebut.

Baca Juga: Sebut Pemindahan Ibu Kota Bertentangan dengan Pancasila, Netizen ke FPI, "Tunjukkan Buktinya!!"


Jokowi Usul Jual Tanah Negara untuk Biaya Ibu Kota Baru, Netizen: Ide Bagus, Patut Didukung

Resmikan Hotel Mukmin Mandiri, Menteri Puspayoga: Ini Pilihan Usaha yang Tepat

"Darimana dasarnya? Tolong jangan gunakan variabel kebencian untuk menyimpulkan rencana pindah ibu kota," terang Fawaid yang telah diwartakan Wowkeren.com (3/9).

Bahkan, ia meminta Amien Rais untuk tidak tebar fitah dengan menyebut etnis negara lain.

"Berhentilah menebar fitnah, apalagi menyebut etnik atau negara tertentu," imbuhnya.

Kemenkop dan UKM: Membangun Koperasi Sama Halnya Bangun Peradaban Masa Depan

Sebelumnya, Ketua Dewan Kehormatan PAN ini menolak adanya pemindahan ibu kota ke Kalimantan Timur.

"Sesungguhnya pindah ibu kota ibu bukan menunggu studi Bappenas tapi studi Beijing. Itu jelas sekali. Pindah ibu kota ini akan percepat pengambil alihan kedaulatan Indonesia oleh China. Menurut Xi Jinping, kalau negara barat bisa mencaplok negara lain, mengapa kita tidak bisa," ujar Amien Rais beberapa waktu lalu.

Jadi Anggota Dewan, Putri Amien Rais: Saya Minta Masyarakat Dukung dan Kritisi Saya

Halaman: 
Penulis : Nugroho Meidinata