logo


Pemerintah Batasi Akses Turis di Papua, Bamsoet: Mencegah Adanya WNA yang Diderpotasi

Simak berita selengkapnya

4 September 2019 07:02 WIB

Bambang Soesatyo.
Bambang Soesatyo. twitter @DPR_RI

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo (Bamsoet) mendukung upaya pemerintah dan pihak penegak hukum dalam pembatasan sementara akses bagi turis mancanegara ke Papua dan Papua Barat.

Sebelumnya, Polri menyebut bahwa ada indikasi keterlibatan pihak asing dalam aksi-aksi di Papua. Pemerintah juga membatasi akses bagi turis mancanegara ke Papua dan Papua Barat seperti kasus pemulangan sejumlah Warga Negara Asing (WNA) asal Australia.

Baca Juga: RKUHP Tidak Atur Hukum Adat, Taufiqulhadi: RKUHP Bentuk Apresiasi Kearifan Lokal


Banyak Anggota DPR Absent dari Rapat Paripurna, Bamsoet Sindir Lewat Pantun

“Saya juga meminta kepolisian bekerja sama dengan Badan Intelijen Negara (BIN) dan Kementerian Luar Negeri untuk mengungkap pihak-pihak asing yang diduga terlibat dalam aksi tersebut,” ujar Bamsoet di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (3/9).

Politisi Partai Golkar ini juga mendorong Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) untuk berdiplomasi dalam memberikan pemberitahuan kepada negara lain atas pembatasan sementara WNA masuk ke wilayah Papua dan Papua Barat.

“Hal ini guna menghindari adanya WNA yang dideportasi dari pemerintah Indonesia,” kata dia.

Tuding Pemerintah Sangat Amatiran, Amien Rais: Pasti Juga Akan Ajal

“Selain itu, saya juga mendorong pemerintah untuk terus mengupaya kedamaian di Papua dan Papua Barat guna menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), mengingat kericuhan tersebut sudah menyebabkan keresahan di masyarakat,” pungkasnya.

 

Bamsoet Nilai Kenaikan Tarif BPJS Kesehatan Harus Dipertimbangkan Lagi

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Nugroho Meidinata