logo


Fadli Zon Ingatkan Jokowi Soal Pemindahan Ibu Kota, "Jangan Sampai Bernasib Seperti Brasil..."

Berikut pernyataan lengkapnya

4 September 2019 06:51 WIB

Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon.
Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon. Jitunews/Latiko Aldilla Dirga

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon kembali mengingatkan Presiden Jokowi mengenai kebijakannya untuk memindahkan Ibu Kota dari Jakarta ke Kalimantan Timur.

Menurutnya pemindahan Ibu Kota haruslah memiliki jeda waktu yang lama yaitu minimal 10 tahun agar bisa membangun dengan maksimal di tempat yang baru.

"Itu (10-20 tahun) masih masuk akal. Itu pun dengan prasyarat kondisi ekonomi kita baik," katanya, seperti yang dikutip dari WartaEkonomi (04/09).


Minta Pemindahan Ibu Kota Dibatalkan, Amien Rais: Banyak Mudaratnya

Lebih lanjut, ia mencontohkan apa yang dilakukan oleh negara tetangga Indonesia, Malaysia yang menurutnya lebih masuk akal.

"Itu namanya split capital, jadi masuk akal untuk memindahkan pusat pemerintahan dengan pusat bisnis tetap di Kuala Lumpur dan tidak kehilangan status sebagai ibu kota tapi Putra Jaya itu pusat pemerintahan," katanya.

Kemudian Fadli mewanti-wanti agar nasib Ibu Kota Indonesia yang baru nanti tak senasib dengan Brasil. Negara dengan julukan Samba itu memindahkan Ibu Kota dari Rio De Janiero ke Brasillia namun kondisinya malah sepi.

"Jangan sampai kayak Brasil, Di kota itu mati tidak ada kehidupan, itu sudah berjalan puluhan tahun sampai sekarang, kelihatan ideal tapi tidak efektif, efisien," kata Fadli Zon.

Fadli Zon Sarankan Anggaran Pindah Ibu Kota untuk Selesaikan Masalah BPJS

Halaman: 
Penulis : Raka Kisdiyatma