logo


Fadli Zon Sarankan Anggaran Pindah Ibu Kota untuk Selesaikan Masalah BPJS

Pemindahan ibu kota memang wajar dilakukan asal kondisi perekonomian sudah stabil

3 September 2019 15:36 WIB

Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon.
Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon. Jitunews/Latiko Aldilla Dirga

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon, menyebut masih banyak masalah yang lebih penting untuk diselesaikan dibanding pindah ibu kota.

Menurut perhitungan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional Republik Indonesia/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) total kebutuhan anggaran pindah ibu kota mencapai Rp466 triliun. Menurutnya, uang tersebut lebih baik digunakan untuk kepentingan lain.

"Lebih baik selesaikan masalah defisit BPJS Kesehatan, utang dan lebih penting lagi selesaikan masalah di Papua," ujar Fadli dalam acara seminar Menyoal Rencana Pemindahan Ibu Kota Negara di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (3/9).


Menko PMK Bahas Rencana Kerja dan Anggaran Tahun 2020

Fadli mengatakan bahwa kebijakan yang diambil Presiden Joko Widodo seperti model kebijakan garbage can. Model kebijakan itu diartikan bahwa pengambilan keputusan berantakan atau tidak berurutan.

"Dari perspektif kebijakan publik ini menganut model mungkin disebut garbage can. Artinya tidak bisa memilih apa yang jadi prioritas yang harus diselesaikan," terangnya.

Menurutnya, pemindahan ibu kota memang wajar dilakukan asal kondisi perekonomian sudah stabil.

"Dengan syarat kondisi ekonomi kita baik, kemiskinan teratasi, pengangguran teratasi, kemudian utang, defisit neraca perdagangan beres, persoalan pangan, energi beres, baru masuk akal. Sekarang ini pindah ibu kota dasarnya apa? Urgensinya apa? Kita tidak melihat ini jadi kebutuhan rakyat saat ini, mungkin nanti iya," tegasnya.

Soal Ibu Kota Pindah, Fadli Zon: Ini Sebuah Wacana Ketimbang Rencana

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata