logo


Ini Alasan Kementerian ESDM Naikkan Harga Biodiesel

Harga biodiesel naik Rp 134 liter dari bulan sebelumnya

3 September 2019 10:33 WIB

Ilustrasi biodiesel
Ilustrasi biodiesel dieselgreenfuels.com

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menetapkan harga biodiesel sebesar Rp 6.929 per liter, efektif per 1 September 2019.

Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama (KLIK) Kementerian ESDM, Agung Pribadi menjelaskan, kenaikan tersebut disebabkan karena naiknya harga rata-rata Crude Palm Oil (CPO) KPB menjadi Rp 6.556/Kg dari sebelumnya Rp 6.394/Kg.

"Harga biodiesel naik Rp 134 liter dari bulan sebelumnya," ujar Agung di Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (3/9).


Tingkat Kebutuhan CPO Tinggi, Pemanfaatan Biodiesel Dalam Negeri Terus Digenjot

Agung menjelaskan, Harga Indeks Pasar (HIP) biodiesel ini juga akan digunakan untuk pelaksanaan mandatori campuran biodiesel 20% pada minyak Solar (B20). Besaran harga HIP BBN untuk jenis biodiesel tersebut dihitung menggunakan formula HIP.

Selain menetapkan HIP biodiesel, Kementerian ESDM juga menetapkan HIP bioetanol untuk September 2019 sebesar Rp 10.091 per liter.

"Besaran ini lebih rendah dibanding bulan Agustus yaitu Rp 10.200 per liter atau turun Rp 109 liter," imbuh Agung.

Harga Indeks Pasar Biodiesel per Maret 2019 Naik, Penyebabnya...

Halaman: 
Penulis : Vicky Anggriawan