logo


Kepolisian Bogor Larang Warga Sebarkan Video Perkosaan Bocah 10 Tahun

Untuk menghindari viktiminasi, Pihak Kepolisian Bogor himbau warga agar jangan sebarkan video tersebut.

30 Agustus 2019 14:54 WIB

Pemerkosaan anak
Pemerkosaan anak Tribatanews Papua Barat

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Sejak hari rabu tanggal 28 Agustus 2019, Kepolisian Bogor masih disibukan dengan pencarian pelaku pemerkosaan di Gunung Putri.

Kapolres Bogor AKBP Moch Dicky menyatakan bahwa pihak kepolisian Bogor telah melakukan visum terhadap korban. Dicky menjelaskan bahwa kasus yang menimpa korban berusia 10 tahun itu adalah kasus pemerkosaan, bukan kasus penculikan. Ia pun menghimbau warga Gunung Putri agar tidak menyebarkan videonya.

"Hasil visum sudah keluar. Tapi kami masih sibuk mencari pelaku sebenarnya. Tolong jangan sebarkan videonya untuk menghindari viktiminasi," terangnya setelah acara peletakan batu pertama Taman Pancakarsa Cibinong, Kabupaten Bogor pada hari Jumat (29/8).


Dihukum Kebiri Kimia, Predator Anak: Saya Pilih Mati Saja

Dicky kembali menambahkan bahwa awalnya si pelaku berpura-pura menanyakan alamat kepada korban. Setelah melancarkan aksinya, Ia spontan meninggalkan korban di TKP.

"Iya anak 10 tahun, nunjukin jalan sampai tiba di rumah kosong di sekitar Gunung Putri. Ini sedang saya proses," kata Dicky menutup.

 

Tanpa Rasa Iba, Ibu ini Tega Habisi Nyawa Suami dan Anaknya

Halaman: 
Penulis :