logo


Dengan Smart Trash, Solusi #BudayaBeberes Akan Terwujud

Penasaran?

31 Agustus 2019 08:00 WIB

sumber (https://images.app.goo.gl/6LUbRLfwfmyw9Lzy9)
sumber (https://images.app.goo.gl/6LUbRLfwfmyw9Lzy9)
dibaca 124 x

Restoran atau food court menjadi tempat yang selalu ramai saat jam makan tiba. Ramainya restoran atau food court terkadang membuat pegawai restoran kewalahan, sehingga tidak jarang ditemukan meja masih kotor yang menyebabkan konsumen berikutnya harus menunggu pegawai membersihkan meja.

Baca Juga: Ngeri!! Raksasa Bermata Satu Tertangkap Google Earth, Dajjal Kah?

HRS Serukan, "Daripada Lepas Papua, Idealnya Presiden Jokowi Lepas Jabatan"


Anak Sima, Hantu Bayi Pemakan Jantung di Kalimantan

Budaya membersihkan sisa makanan sendiri menjadi salah satu solusi yang baru dimulai di Indonesia. Budaya ini sudah mulai diterapkan di Indonesia dalam bentuk campaign oleh salah satu restoran cepat saji KFC dengan tagar “#BudayaBeberes”. Namun, hal ini masih terlihat asing oleh masyarakat, membuang sisa makanan sendiri masih sulit untuk dilakukan.

Memasuki revolusi industri 4.0 membuat perkembangan teknologi semakin maju dan  banyak menghasilkan alat digital berbasis IOT (Internet Of Think) dan AI (Artificial Inteligence) yang memudahkan pekerjaan. Salah satunya teknologi smart trash, tong sampah pintar ini akan terbuka secara otomatis ketika sampah dimasukkan dan sesuai dengan jenis sampah. Dengan bantuan smart trash yang sudah ada dapat dimplementasikan dalam restoran.

Dengan inovasi yang baru, smart trash dapat memudahkan konsumen membersihkan sisa makanannya. Fitur yang menghubungkan smart trash dan meja konsumen. Di setiap meja terdapat tombol yang terhubung dengan smart trash, ketika tombol tersebut ditekan smart trash akan datang menuju meja konsumen. Sehingga konsumen dapat langsung memasukkan sisa makanannya.

Selain itu juga, jika smart trash sudah penuh maka buzzer yang ada pada smart trash akan berbunyi dan sampah yang di dalam dapat dibuang. Dengan inovasi seperti ini diharapkan dapat menjadi salah satu langkah untuk meningkatkan kesadaran konsumen membersihkan sisa makanan sendiri. Sehingga dengan begitu konsumen berikutnya dapat duduk pada meja yang sudah bersih tanpa harus menunggu pegawai restoran membersihkan.

 

 

Ditulis oleh: Agustina Sagala

*Tulisan ini adalah 'Suara Kita' kiriman dari pembaca. Jitunews.com tidak bertanggung jawab terhadap isi, foto maupun dampak yang timbul dari tulisan ini. Mulai menulis sekarang.

Weekend Pergi ke Jogja? Ini Dia Rekomendasi Spot Wisata Jogja yang Perlu Kamu Kunjungi

Halaman: 
Admin : Nugroho Meidinata